Correct Article 18
PERMEN Nomor 14 Tahun 2025 | Peraturan Menteri Nomor 14 Tahun 2025 tentang Status dan Kondisi Lingkungan Hidup serta Respon Terhadap Perubahan Lingkungan Hidup
Current Text
(1) Hasil pengumpulan data Tutupan Lahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (1) huruf d memuat luasan:
a. 22 (dua puluh dua) kelas penutupan lahan;
b. ruang terbuka hijau; dan
c. rehabilitasi hutan dan lahan.
(2) Kelas tutupan lahan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a meliputi:
a. hutan lahan kering primer;
b. hutan rawa primer;
c. hutan mangrove primer;
d. hutan lahan kering sekunder/bekas tebangan;
e. hutan rawa sekunder/bekas tebangan;
f. hutan mangrove sekunder/bekas tebangan;
g. hutan tanaman;
h. belukar rawa;
i. belukar;
j. perkebunan/kebun;
k. pertanian lahan kering;
l. pertanian lahan kering campur semak/kebun campur;
m. rawa;
n. savanna;
o. sawah;
p. transmigrasi;
q. bandara/pelabuhan;
r. tambak;
s. tubuh air;
t. lahan terbuka;
u. permukiman/lahan terbangun; dan
v. pertambangan.
(3) Ruang terbuka hijau sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b meliputi:
a. kebun raya;
b. taman keanekaragaman hayati (taman kehati);
c. hutan kota;
d. taman kota;
e. taman hutan raya;
f. jalur hijau;
g. sempadan Badan Air;
h. daerah penyangga;
i. kebun binatang;
j. arboretum;
k. taman rekreasi;
l. taman lingkungan;
m. pemakaman;
n. hutan adat;
o. hutan rakyat;
p. kawasan lindung geologi (karst dan geopark); dan
q. kawasan lindung/areal konservasi pada perusahaan perkebunan dan/atau usaha lainnya.
(4) Rehabilitasi hutan dan lahan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c meliputi:
a. revegetasi;
b. reboisasi; dan
c. penghijauan.
(5) Kriteria ruang terbuka hijau sebagaimana dimaksud pada ayat (3) tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri/Badan ini.
Your Correction
