Correct Article II
PERMEN Nomor 97 Tahun 2024 | Peraturan Menteri Nomor 97 Tahun 2024 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau Berupa Sigaret, Cerutu, Rokok Daun atau Klobot, dan Tembakau Iris
Current Text
1. Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku:
a. Kepala Kantor MENETAPKAN kembali tarif cukai dengan ketentuan sebagai berikut:
1) penetapan kembali dilakukan dengan memperhatikan tarif cukai untuk jenis Hasil Tembakau, golongan Pengusaha Pabrik Hasil Tembakau, dan Harga Jual Eceran per Batang atau Gram, yang telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 192/PMK.010/2021 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau Berupa Sigaret, Cerutu, Rokok Daun atau Klobot, dan Tembakau Iris sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 191/PMK.010/2022 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 192/PMK.010/2021 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau Berupa Sigaret, Cerutu, Rokok Daun atau Klobot, dan Tembakau Iris;
2) tarif cukai yang ditetapkan kembali sesuai dengan tarif cukai yang berlaku sebagaimana tercantum dalam Lampiran I dan Lampiran II Peraturan Menteri ini;
3) Harga Jual Eceran yang ditetapkan kembali tidak boleh lebih rendah dari Batasan Harga Jual Eceran per Batang atau Gram yang masih berlaku dan tidak boleh lebih rendah dari Batasan Harga Jual Eceran minimum sebagaimana tercantum dalam Lampiran I dan Lampiran II Peraturan Menteri ini; dan 4) keputusan penetapan kembali tarif cukai mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2025.
b. Dalam rangka kegiatan pelayanan pita cukai dan ekspor Hasil Tembakau berlaku ketentuan sebagai berikut:
1) penetapan tarif cukai yang dilaksanakan berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 192/PMK.010/2021 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau Berupa Sigaret, Cerutu, Rokok Daun atau Klobot, dan Tembakau Iris sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 191/PMK.010/2022 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 192/PMK.010/2021 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau Berupa Sigaret, Cerutu, Rokok Daun atau Klobot, dan Tembakau Iris masih tetap berlaku untuk dokumen pemesanan pita cukai dan dokumen pemberitahuan pengeluaran barang kena cukai yang belum dilunasi cukainya dari pabrik Hasil Tembakau untuk tujuan ekspor sampai dengan tanggal 31 Desember 2024;
2) penetapan kembali tarif cukai sebagaimana dimaksud dalam huruf a dapat digunakan untuk kegiatan penyediaan pita cukai yang dilaksanakan setelah diundangkannya Peraturan Menteri ini dengan tetap memperhatikan ketentuan mengenai penyediaan dan pemesanan pita cukai; dan 3) batas pelekatan pita cukai yang telah dipesan sampai dengan tanggal 31 Desember 2024 berdasarkan penetapan tarif sebagaimana dimaksud pada angka 1) paling lambat tanggal 1 Februari 2025.
2. Ketentuan mengenai:
a. Batasan Harga Jual Eceran per Batang atau Gram dan tarif cukai per batang atau gram Hasil Tembakau buatan dalam negeri sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Peraturan Menteri ini; dan
b. Batasan Harga Jual Eceran per Batang atau Gram dan tarif cukai per batang atau gram untuk setiap jenis Hasil Tembakau yang diimpor sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Peraturan Menteri ini, mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2025.
3. Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Ditandatangani secara elektronik Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 4 Desember 2024
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,
SRI MULYANI INDRAWATI
Diundangkan di Jakarta pada tanggal Д
DIREKTUR JENDERAL PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM REPUBLIK INDONESIA,
Ѽ
DHAHANA PUTRA
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2024 NOMOR Ж
LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 97 TAHUN 2024 TENTANG PERUBAHAN KETIGA ATAS PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 192/PMK.010/2021 TENTANG TARIF CUKAI HASIL TEMBAKAU BERUPA SIGARET, CERUTU, ROKOK DAUN ATAU KLOBOT, DAN TEMBAKAU IRIS
BATASAN HARGA JUAL ECERAN DAN TARIF CUKAI PER BATANG ATAU GRAM HASIL TEMBAKAU BUATAN DALAM NEGERI No.
Urut Golongan pengusaha pabrik hasil tembakau Batasan Harga Jual Eceran per Batang atau Gram Tarif cukai per batang atau gram Jenis Golongan
1. SKM I Paling rendah Rp 2.375,00 Rp
1.231,00 II Paling rendah Rp 1.485,00 Rp 746,00
2. SPM I Paling rendah Rp 2.495,00 Rp
1.336,00 II Paling rendah Rp 1.565,00 Rp 794,00
3. SKT atau SPT I Lebih dari Rp 2.170,00 Rp 483,00 Paling rendah Rp 1.555,00 sampai dengan Rp 2.170,00 Rp 378,00 II Paling rendah Rp 995,00 Rp 223,00 III Paling rendah Rp 860,00 Rp 122,00
4. SKTF atau SPTF Tanpa Golongan Paling rendah Rp 2.375,00 Rp
1.231,00
5. KLM I Paling rendah Rp 950,00 Rp 483,00 II Paling rendah Rp 200,00 Rp 25,00
6. TIS Tanpa Golongan Lebih dari Rp 275,00 Rp 30,00 Lebih dari Rp 180,00 sampai dengan Rp 275,00 Rp 25,00 Paling rendah Rp 55,00 sampai dengan Rp 180,00 Rp 10,00
7. KLB Tanpa Golongan Paling rendah Rp 290,00 Rp 30,00
8. CRT Tanpa Golongan Lebih dari Rp 198.000,00 Rp
110.000,00 Lebih dari Rp 55.000,00 sampai dengan Rp
198.000,00 Rp
22.000,00 Lebih dari Rp 22.000,00 sampai dengan Rp
55.000,00 Rp
11.000,00 Lebih dari Rp
5.500,00 sampai dengan Rp
22.000,00 Rp
1.320,00 Paling rendah Rp 495,00 sampai dengan Rp 5.500,00 Rp 275,00
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
SRI MULYANI INDRAWATI
LAMPIRAN II PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 97 TAHUN 2024 TENTANG PERUBAHAN KETIGA ATAS PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 192/PMK.010/2021 TENTANG TARIF CUKAI HASIL TEMBAKAU BERUPA SIGARET, CERUTU, ROKOK DAUN ATAU KLOBOT, DAN TEMBAKAU IRIS
BATASAN HARGA JUAL ECERAN PER BATANG ATAU GRAM DAN TARIF CUKAI PER BATANG ATAU GRAM UNTUK SETIAP JENIS HASIL TEMBAKAU YANG DIIMPOR
No.
Urut Jenis Hasil Tembakau Batasan Harga Jual Eceran terendah per batang atau gram Tarif cukai per batang atau gram
1. SKM Rp
2.375,00 Rp
1.231,00
2. SPM Rp
2.495,00 Rp
1.336,00
3. SKT atau SPT Rp
2.171,00 Rp 483,00
4. SKTF atau SPTF Rp
2.375,00 Rp
1.231,00
5. TIS Rp 276,00 Rp 30,00
6. KLB Rp 290,00 Rp 30,00
7. KLM Rp 950,00 Rp 483,00
8. CRT Rp
198.001,00 Rp
110.000,00
MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
SRI MULYANI INDRAWATI
Your Correction
