(1) Pejabat yang berwenang MENETAPKAN penyesuaian PAK guru PNS:
a. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan atau pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk MENETAPKAN penyesuaian PAK guru PNS bagi:
1) Guru Madya, pangkat Pembina Tingkat I, golongan ruang IV/b sampai dengan Guru Utama, pangkat Pembina Utama, golongan ruang IV/e di lingkungan pemerintah provinsi/kabupaten/kota, Kementerian Agama, dan kementerian lainnya/lembaga pemerintah non-kementerian yang menyelenggarakan pendidikan; dan 2) Guru Pertama pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a sampai dengan Guru Utama, pangkat Pembina Utama, golongan ruang IV/e yang dipekerjakan pada Sekolah INDONESIA di Luar Negeri berdasarkan penugasan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
b. Menteri Agama atau Pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Agama untuk MENETAPKAN penyesuaian PAK Guru Pertama, pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a sampai dengan Guru Madya, pangkat Pembina, golongan ruang IV/a, serta guru golongan II di lingkungannya;
c. Gubernur/bupati/walikota atau pejabat yang ditunjuk oleh gubernur/bupati/walikota MENETAPKAN penyesuaian PAK Guru Pertama, pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a sampai dengan Guru Madya, pangkat Pembina, golongan ruang IV/a, serta guru golongan II di lingkungannya; atau
d. Menteri pada kementerian lainnya/pimpinan lembaga pemerintah non-kementerian yang menyelenggarakan pendidikan atau pejabat yang ditunjuk oleh Menteri pada kementerian lainnya/pimpinan lembaga pemerintah non- kementerian MENETAPKAN penyesuaian PAK Guru Pertama, pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a sampai dengan Guru Madya, pangkat Pembina, golongan ruang IV/a, serta guru golongan II di lingkungannya.
e. Dihapus
(2) Pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a angka 1:
a. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bagi Guru Utama, golongan ruang IV/e;
b. Direktur Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, dan Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah pada Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, sesuai
2016, No.
dengan kewenangannya bagi Guru Madya, golongan ruang IV/c dan Guru Utama golongan ruang IV/d;
c. Pejabat eselon III yang menangani penilaian kinerja dan pengembangan karir pada Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, dan Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah pada Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, sesuai dengan kewenangannya bagi Guru Madya, golongan ruang IV/b.
(3) Pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a angka 2:
a. Sekretaris Jenderal, atas nama Menteri, bagi Guru Utama, golongan ruang IV/d dan golongan ruang IV/e;
b. Kepala Biro Kepegawaian, atas nama Menteri, bagi Guru Madya, golongan ruang IV/b dan golongan ruang IV/c; dan
c. Kepala Bagian di lingkungan Biro Kepegawaian, atas nama Menteri, bagi Guru Pertama, golongan ruang III/a sampai dengan Guru Madya, golongan ruang IV/a.
(4) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Sekretaris Jenderal, atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(4a) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a dan ayat (4) berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(5) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Kepala Biro Kepegawaian, atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(6) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b dan ayat (5) berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(7) Apabila pejabat sebagai sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b, ayat (6) berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Sekretaris Jenderal, atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(8) Apabila pejabat sebagai sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b, ayat (6), dan ayat (7) berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(9) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Kepala Bagian Mutasi pada Biro Kepegawaian, atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(10) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c dan ayat (6) berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Direktur Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, dan Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah pada Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan sesuai dengan kewenangannya, atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(11) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c, ayat (6), dan ayat (10) berhalangan tetap atau
2016, No.
bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Kepala Biro Kepagawaian, atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(12) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c, ayat (6), ayat (10), dan ayat (11) berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(13) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c, ayat (6), ayat (10), ayat (11), dan ayat (12) berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
2. Ketentuan Pasal 7 ayat (1) huruf a diubah, ayat (2) huruf a dan huruf b diubah, diantara ayat (2) dan ayat (3) disisipkan 1 (satu) ayat, yakni ayat (2a), ayat (3) diubah, dan ditambahkan 11 (sebelas) ayat, yakni ayat (4), ayat (5), ayat (6), ayat (7), ayat (8), ayat (9), ayat (10), ayat ayat (11), ayat (12), ayat (13), dan ayat (14), sehingga Pasal 7 berbunyi sebagai berikut:
(1) Pejabat yang berwenang MENETAPKAN penyesuaian PAK guru bukan PNS:
a. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan atau pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk MENETAPKAN penyesuaian PAK Guru Pertama, pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a sampai dengan Guru Madya, pangkat Pembina, golongan ruang IV/a di lingkungan pemerintah provinsi/kabupaten/kota dan SILN;
b. Menteri Agama atau Pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Agama untuk MENETAPKAN penyesuaian PAK Guru Pertama, pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a sampai dengan Guru Madya,
pangkat Pembina, golongan ruang IV/a di lingkungannya;
c. Menteri pada kementerian lainnya/pimpinan lembaga pemerintah non-kementerian yang menyelenggarakan pendidikan atau pejabat yang ditunjuk oleh Menteri pada kementerian lainnya/pimpinan lembaga pemerintah non- kementerian untuk MENETAPKAN penyesuaian PAK Guru Pertama, pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a sampai dengan Guru Madya, pangkat Pembina, golongan ruang IV/a di lingkungannya.
(2) Pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a:
a. Direktur Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, dan Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah pada Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, atas nama Menteri, sesuai dengan kewenangannya bagi Guru Madya, golongan ruang IV/a;
b. Pejabat eselon III yang menangani penilaian kinerja dan pengembangan karir pada Direktorat Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, dan Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah pada Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, atas nama Menteri, sesuai dengan kewenangannya bagi Guru Pertama, golongan ruang III/a sampai dengan Guru Muda, golongan ruang ruang III/d.
(2a) Kepala Biro Kepegawaian, atas nama Menteri, untuk MENETAPKAN penyesuaian PAK bagi Guru Pertama, golongan ruang III/a sampai dengan Guru Madya, golongan ruang IV/a yang dipekerjakan pada Sekolah
2016, No.
INDONESIA di Luar Negeri berdasarkan penugasan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
(3) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, maka penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Kepala Biro Kepegawaian, atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(4) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a dan ayat (3) berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(5) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a, ayat (3), dan ayat (4) berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Sekretaris Jenderal, atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(6) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a, ayat (3), ayat (4), dan ayat (5) berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(7) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Kepala Bagian Mutasi pada Biro Kepegawaian, atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(8) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b dan ayat (7) berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Direktur Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, dan Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah pada Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sesuai dengan kewenangannya, atas
nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(9) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b, ayat (7), dan ayat (8) berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Kepala Biro Kepegawaian, atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(10) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b, ayat (7), ayat (8), dan ayat (9) berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(11) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b, ayat (7), ayat (8), ayat (9), dan ayat (10) berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Sekretaris Jenderal, atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(12) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b, ayat (7), ayat (8), ayat (9), ayat (10), dan ayat
(11) berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(13) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2a) berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Sekretaris Jenderal, atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
(14) Apabila pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat (2a) dan ayat (13) berhalangan tetap atau bukan pejabat definitif, penyesuaian PAK dilaksanakan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
3. Ketentuan Pasal 8 huruf a sampai dengan huruf f diubah, dan Pasal 8 huruf g dihapus sehingga Pasal 8 berbunyi sebagai berikut:
2016, No.
Prosedur pengusulan penyesuaian PAK guru PNS dan bukan PNS sebagai berikut:
a. Gubernur/bupati/walikota, Menteri Agama, Menteri pada kementerian lainnya/ pimpinan lembaga pemerintah non-kementerian yang menyelenggarakan pendidikan atau pejabat lain yang ditunjuk mengusulkan penyesuaian PAK kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktur Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, dan Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah pada Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan sesuai dengan kewenangannya bagi guru PNS jabatan Guru Madya, pangkat Pembina Tingkat I, golongan ruang IV/b sampai dengan Guru Utama, pangkat Pembina Utama, golongan ruang IV/e di lingkungannya;
b. Kepala Perwakilan Republik INDONESIA di luar negeri atau pejabat yang membidangi pendidikan mengusulkan penyesuaian PAK kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melalui Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bagi guru PNS jabatan Guru Pertama, pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a sampai dengan Guru Utama, pangkat Pembina Utama, golongan ruang IV/e, serta guru bukan PNS yang disetarakan jabatannya sebagai Guru Pertama, pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a sampai dengan Guru Madya, pangkat Pembina, golongan ruang IV/a yang dipekerjakan pada Sekolah INDONESIA di Luar Negeri berdasarkan penugasan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
c. Kepala Sekolah mengusulkan penyesuaian PAK kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktur Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan
Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, dan Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah pada Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan sesuai dengan kewenangannya bagi guru bukan PNS yang disetarakan jabatannya sebagai Guru Pertama, pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a sampai dengan Guru Madya, pangkat Pembina, golongan ruang IV/a di lingkungannya;
d. Kepala madrasah mengusulkan penyesuaian PAK kepada kepala kantor kementerian agama provinsi/kabupaten/kota bagi guru PNS madrasah yang mempunyai jabatan Guru Pertama, pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a sampai dengan Guru Madya, pangkat Pembina, golongan ruang IV/a, guru PNS golongan II, serta guru bukan PNS yang disetarakan jabatannya sebagai Guru Pertama, pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a sampai dengan Guru Madya, pangkat Pembina, golongan ruang IV/a di lingkungannya. Selanjutnya kepala kantor kementerian agama provinsi/kabupaten/kota meneruskan pengusulan kepada Menteri Agama melalui Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama untuk diproses lebih lanjut;
e. Kepala sekolah pada kementerian lainnya/pimpinan lembaga pemerintah non-kementerian yang menyelenggarakan pendidikan mengusulkan penyesuaian PAK kepada pejabat yang berwenang MENETAPKAN angka kredit pada instansi tersebut bagi guru PNS jabatan Guru Pertama, pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a sampai dengan Guru Madya, pangkat Pembina, golongan ruang IV/a, guru PNS golongan II, serta guru bukan PNS yang disetarakan jabatannya sebagai Guru Pertama, pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a sampai dengan Guru Madya, pangkat Pembina, golongan ruang IV/a di lingkungannya;
2016, No.
f. Kepala Sekolah yang berada di lingkungan provinsi/kabupaten/kota mengusulkan penyesuaian PAK kepada gubernur/bupati/walikota melalui kepala dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota bagi guru PNS jabatan Guru Pertama, pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a sampai dengan Guru Madya, pangkat Pembina, golongan ruang IV/a, serta guru PNS golongan II di lingkungannya;
g. Dihapus.