Article 1
Dalam Peraturan Menteri ini, yang dimaksud dengan:
1. Menteri adalah Menteri Dalam Negeri Republik INDONESIA.
2. Institut Pemerintahan Dalam Negeri, yang selanjutnya disingkat IPDN, adalah lembaga pendidikan tinggi kepamongprajaan di Iingkungan Kementerian Dalam Negeri.
3. Pendidikan tinggi kepamongprajaan adalah lembaga pendidikan tinggi di lingkungan Kementerian Dalam Negeri yang ada dan yang pernah ada meliputi Akademi Pemerintahan Dalam Negeri, Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri, Institut Ilmu Pemerintahan dan IPDN.
4. Rektor adalah Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri.
5. Praja adalah peserta didik pada program diploma dan program sarjana di lingkungan Institut Pemerintahan Dalam Negeri.
6. Pengukuhan adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan untuk melantik lulusan IPDN sebagai pamong praja muda melalui upacara dengan mengucapkan ikrar pamong praja, penyematan Pin Pamong Praja Muda dan penyampaian Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Pengukuhan Pamong Praja Muda.
7. Pamong Praja Muda adalah lulusan IPDN yang telah diwisuda dan dilakukan pengukuhan sebagai Pamong Praja Muda.
8. Pin Pamong Praja adalah lencana yang disematkan pada upacara Pengukuhan Pamong Praja Muda.