Langsung ke konten utama
Skip to main content

Correct Article 56

PERMEN Nomor 48 Tahun 2022 | Peraturan Menteri Nomor 48 Tahun 2022 tentang PENYELENGGARAAN KEARSIPAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERDAGANGAN

Source PDF
100%
Pg. 1
Pg. 1
Current Text
(1) Unit Kearsipan I sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 huruf a mempunyai tugas: a. menyusun kebijakan di bidang Kearsipan; b. menerima, mengolah, menyimpan, melakukan penyusutan, melakukan pemeliharaan, dan menyajikan informasi Arsip Inaktif Kementerian; c. melakukan penataan sistem Kearsipan; d. pengembangan teknologi Kearsipan; e. analisis nilai guna atau penilaian Arsip; f. penyelamatan dan Pengamanan Arsip Vital dan Arsip Terjaga; g. melaksanakan usul musnah dari Unit Kearsipan kepada ANRI sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; h. melaksanakan proses inisiasi penetapan usul musnah yang telah mendapat persetujuan ANRI kepada unit kerja lingkup Sekretariat Jenderal yang membidangi umum; i. menyerahkan Arsip Statis Kementerian ke ANRI; j. melakukan dan mengoordinasikan pembinaan Kearsipan di lingkungan Kementerian; dan k. melakukan dan mengoordinasikan Pengawasan Kearsipan di lingkungan Kementerian. (2) Unit Kearsipan II sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 huruf b mempunyai tugas: a. melakukan dan melaksanakan implementasi kebijakanKearsipan dalam penyelenggaraan Kearsipan di lingkungannya; b. mengelola dan mengendalikan Arsip Aktif; c. mengolah dan menyajikan Arsip menjadi informasi; d. menerima, menyimpan, dan melakukan pemeliharaan Arsip Inakif sebelum diserahkan kepada Unit Kearsipan I dari Unit Pengolah lingkup unit kerja eselon I yang bersangkutan; e. melakukan kegiatan Penyusutan Arsip dan pengusulan Arsip usul musnah dari Unit Pengolah lingkup unit kerja eselon I yang bersangkutan; f. menerima laporan keberadaan Arsip Terjaga dari Unit Pengolah lingkup unit kerja eselon I yang bersangkutan serta melaporkan ke Unit Kearsipan I; g. melaksanakan proses usul musnah dari Unit Pengolah kepada Unit Kearsipan I untuk diteruskan kepada ANRI sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan; h. melakukan Pemusnahan Arsip yang telah ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; i. melakukan pemindahan Arsip Inaktif ke Unit Kearsipan I; j. menyerahkan Arsip Statis kepada ANRI melalui Unit Kearsipan I; k. menyerahkan Arsip Terjaga atau salinannya dari Unit Pengolah lingkup unit kerja eselon I yang bersangkutan kepada ANRI melalui Unit Kearsipan I; l. melakukan pembinaan Kearsipan di lingkungannya; m. melakukan dan mengoordinasikan Pengawasan Kearsipan di Unit Pengolah lingkup unit kerja eselon I yang bersangkutan; n. menyusun rencana atau program kerja pengelolaan persuratan dan Kearsipan; o. mengusulkan penetapan panitia penilai Arsip usul musnah kepada pimpinan unit kerja eselon I untuk ditetapkan; dan p. mengusulkan sumber daya manusia pengelola persuratan dan Kearsipan pada masing-masing Unit Pengolah di lingkungan unit kerja eselon I kepada unit kerja yang membidangi sumber daya manusia dan aparatur untuk ditetapkan, apabila belum terdapat sumber daya manusia Arsiparis. (3) Unit Kearsipan III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 huruf c mempunyai tugas: a. melakukan dan melaksanakan implementasi kebijakan Kearsipan dalam penyelenggaraan Kearsipan di lingkungannya; b. mengelola dan mengendalikan Arsip Aktif; c. mengolah dan menyajikan Arsip menjadi informasi; d. menerima, menyimpan, dan melakukan pemeliharaan Arsip Inaktif dari Unit Pengolah lingkup unit pelaksana teknis yang bersangkutan; e. melakukan kegiatan Penyusutan Arsip dan pengusulan Arsip usul musnah dari Unit Pengolah lingkup unit pelaksana teknis yang bersangkutan; f. menerima laporan keberadaan Arsip Terjaga dari Unit Pengolah lingkup unit pelaksana teknis yang bersangkutan serta melaporkan ke Unit Kearsipan II; g. melaksanakan proses usul musnah kepada Unit Kearsipan II untuk diteruskan kepada ANRI melalui Unit Kearsipan I sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan; h. melakukan Pemusnahan Arsip yang telah ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan; i. melakukan pemindahan Arsip Inaktif dari Unit Pengolah lingkup unit pelaksana teknis yang bersangkutan ke Unit Kearsipan I melalui Unit Kearsipan II; j. menyerahkan Arsip Statis kepada Unit Kearsipan II untuk diteruskan kepada ANRI melalui Unit Kearsipan I sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; k. menyerahkan Arsip Terjaga atau salinannya dari Unit Pengolah lingkup unit pelaksana teknis yang bersangkutan kepada Unit Kearsipan II untuk diteruskan kepada ANRI melalui Unit Kearsipan I sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan; l. melakukan pembinaan Kearsipan di Unit Pengolah lingkup unit pelaksana teknis yang bersangkutan; dan m. mengusulkan penetapan Arsip usul musnah kepada pimpinan Unit Kearsipan II. (4) Unit Pengolah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 huruf d mempunyai tugas: a. mengolah dan menyelesaikan naskah dinas berdasarkantugas dan fungsi yang menjadi kewenangannya; b. melakukan pemberkasan, penyimpanan, pemeliharaan, dan Pengamanan Arsip Aktif; dan c. memindahkan Arsip Inaktif ke Unit Kearsipan sesuai kewenangannya.
Your Correction