Correct Article 56
PERMEN Nomor 48 Tahun 2022 | Peraturan Menteri Nomor 48 Tahun 2022 tentang PENYELENGGARAAN KEARSIPAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERDAGANGAN
Current Text
(1) Unit Kearsipan I sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55
huruf a mempunyai tugas:
a. menyusun kebijakan di bidang Kearsipan;
b. menerima, mengolah, menyimpan, melakukan penyusutan, melakukan pemeliharaan, dan menyajikan informasi Arsip Inaktif Kementerian;
c. melakukan penataan sistem Kearsipan;
d. pengembangan teknologi Kearsipan;
e. analisis nilai guna atau penilaian Arsip;
f. penyelamatan dan Pengamanan Arsip Vital dan Arsip Terjaga;
g. melaksanakan usul musnah dari Unit Kearsipan kepada ANRI sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
h. melaksanakan proses inisiasi penetapan usul musnah yang telah mendapat persetujuan ANRI kepada unit kerja lingkup Sekretariat Jenderal yang membidangi umum;
i. menyerahkan Arsip Statis Kementerian ke ANRI;
j. melakukan dan mengoordinasikan pembinaan Kearsipan di lingkungan Kementerian; dan
k. melakukan dan mengoordinasikan Pengawasan Kearsipan di lingkungan Kementerian.
(2) Unit Kearsipan II sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 huruf b mempunyai tugas:
a. melakukan dan melaksanakan implementasi kebijakanKearsipan dalam penyelenggaraan Kearsipan di lingkungannya;
b. mengelola dan mengendalikan Arsip Aktif;
c. mengolah dan menyajikan Arsip menjadi informasi;
d. menerima, menyimpan, dan melakukan pemeliharaan Arsip Inakif sebelum diserahkan kepada Unit Kearsipan I dari Unit Pengolah lingkup unit kerja eselon I yang bersangkutan;
e. melakukan kegiatan Penyusutan Arsip dan pengusulan Arsip usul musnah dari Unit Pengolah lingkup unit kerja eselon I yang bersangkutan;
f. menerima laporan keberadaan Arsip Terjaga dari
Unit Pengolah lingkup unit kerja eselon I yang bersangkutan serta melaporkan ke Unit Kearsipan I;
g. melaksanakan proses usul musnah dari Unit Pengolah kepada Unit Kearsipan I untuk diteruskan kepada ANRI sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan;
h. melakukan Pemusnahan Arsip yang telah ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
i. melakukan pemindahan Arsip Inaktif ke Unit Kearsipan I;
j. menyerahkan Arsip Statis kepada ANRI melalui Unit Kearsipan I;
k. menyerahkan Arsip Terjaga atau salinannya dari Unit Pengolah lingkup unit kerja eselon I yang bersangkutan kepada ANRI melalui Unit Kearsipan I;
l. melakukan pembinaan Kearsipan di lingkungannya;
m. melakukan dan mengoordinasikan Pengawasan Kearsipan di Unit Pengolah lingkup unit kerja eselon I yang bersangkutan;
n. menyusun rencana atau program kerja pengelolaan persuratan dan Kearsipan;
o. mengusulkan penetapan panitia penilai Arsip usul musnah kepada pimpinan unit kerja eselon I untuk ditetapkan; dan
p. mengusulkan sumber daya manusia pengelola persuratan dan Kearsipan pada masing-masing Unit Pengolah di lingkungan unit kerja eselon I kepada unit kerja yang membidangi sumber daya manusia dan aparatur untuk ditetapkan, apabila belum terdapat sumber daya manusia Arsiparis.
(3) Unit Kearsipan III sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 huruf c mempunyai tugas:
a. melakukan dan melaksanakan implementasi kebijakan Kearsipan dalam penyelenggaraan Kearsipan di lingkungannya;
b. mengelola dan mengendalikan Arsip Aktif;
c. mengolah dan menyajikan Arsip menjadi informasi;
d. menerima, menyimpan, dan melakukan pemeliharaan Arsip Inaktif dari Unit Pengolah lingkup unit pelaksana teknis yang bersangkutan;
e. melakukan kegiatan Penyusutan Arsip dan pengusulan Arsip usul musnah dari Unit Pengolah lingkup unit pelaksana teknis yang bersangkutan;
f. menerima laporan keberadaan Arsip Terjaga dari Unit Pengolah lingkup unit pelaksana teknis yang bersangkutan serta melaporkan ke Unit Kearsipan II;
g. melaksanakan proses usul musnah kepada Unit Kearsipan II untuk diteruskan kepada ANRI melalui Unit Kearsipan I sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan;
h. melakukan Pemusnahan Arsip yang telah ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan;
i. melakukan pemindahan Arsip Inaktif dari Unit Pengolah lingkup unit pelaksana teknis yang bersangkutan ke Unit Kearsipan I melalui Unit Kearsipan II;
j. menyerahkan Arsip Statis kepada Unit Kearsipan II untuk diteruskan kepada ANRI melalui Unit Kearsipan I sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
k. menyerahkan Arsip Terjaga atau salinannya dari Unit Pengolah lingkup unit pelaksana teknis yang bersangkutan kepada Unit Kearsipan II untuk diteruskan kepada ANRI melalui Unit Kearsipan I sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan;
l. melakukan pembinaan Kearsipan di Unit Pengolah lingkup unit pelaksana teknis yang bersangkutan;
dan
m. mengusulkan penetapan Arsip usul musnah kepada pimpinan Unit Kearsipan II.
(4) Unit Pengolah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 huruf d mempunyai tugas:
a. mengolah dan menyelesaikan naskah dinas berdasarkantugas dan fungsi yang menjadi kewenangannya;
b. melakukan pemberkasan, penyimpanan, pemeliharaan, dan Pengamanan Arsip Aktif; dan
c. memindahkan Arsip Inaktif ke Unit Kearsipan sesuai kewenangannya.
Your Correction
