Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, Peraturan Menteri ini diundangkan dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 28 Oktober 2011
MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA,
MUHAIMIN ISKANDAR
Diundangkan di Jakarta pada tanggal 1 November 2011
MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,
AMIR SYAMSUDDIN
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2011 NOMOR 684
LAMPIRAN I
PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI
NOMOR PER.13/MEN/X/2011
TENTANG
NILAI AMBANG BATAS FAKTOR FISIKA DAN FAKTOR KIMIA DI TEMPAT KERJA
1. NILAI AMBANG BATAS IKLIM KERJA INDEKS SUHU BASAH DAN BOLA (ISBB) YAN DIPERKENANKAN
Pengaturan waktu kerja setiap jam
ISBB (˚C ) Beban Kerja Ringan Sedang Berat
75% - 100%
31,0
28,0
- 50 % - 75%
31,0 29,0 27,5 25% - 50%
32,0 30,0 29,0 0% - 25%
32,2 31,1 30,5
Indeks Suhu Basah dan Bola untuk di luar ruangan dengan panas radiasi:
ISBB = 0,7 Suhu basah alami + 0,2 Suhu bola + 0,1 Suhu kering.
Indeks Suhu Basah dan Bola untuk di dalam atau di luar ruangan tanpa panas radiasi :
ISBB = 0,7 Suhu basah alami + 0,3 Suhu bola.
Catatan :
- Beban kerja ringan membutuhkan kalori sampai dengan 200 Kilo kalori/jam.
- Beban kerja sedang membutuhkan kalori lebih dari 200 sampai dengan kurang dari 350 Kilo kalori/jam.
- Beban kerja berat membutuhkan kalori lebih dari 350 sampai dengan kurang dari 500 Kilo kalori/jam.
2. NILAI AMBANG BATAS KEBISINGAN
Waktu pemaparan per hari Intensitas kebisingan dalam dBA 8 Jam 85 4
88 2
91 1
94
30 Menit 97 15
100 7,5
103 3,75
106 1,88
109 0,94
112
28,12 Detik 115 14,06
118 7,03
121 3,52
124 1,76
127 0,88
130 0,44
133 0,22
136 0,11
139
Catatan :
Tidak boleh terpajan lebih dari 140 dBA, walaupun sesaat.
3. NILAI AMBANG BATAS GETARAN UNTUK PEMAPARAN LENGAN DAN TANGAN
Jumlah waktu pemaparan Per hari kerja Nilai percepatan pada frekuensi dominan
Meter per detik kuadrat ( m/det2 ) Gravitasi 4 jam dan kurang dari 8 jam 4 0,40 2 jam dan kurang dari 4 jam 6 0,61 1 jam dan kurang dari 2 jam 8 0,81 Kurang dari 1 jam 12 1,22
Catatan:
1 Gravitasi = 9,81 m/det2
4. NILAI AMBANG BATAS RADIASI FREKUENSI RADIO DAN GELOMBANG MIKRO
Frekuensi Power Density ( mW/cm2 ) Kekuatan Medan listrik ( V/m ) Kekuatan medan magnit ( A/m ) Waktu pemaparan ( menit ) 30 kHz – 100 kHz
1842 163 6 100 kHz – 1 MHz
1842 16,3/f 6 1 MHz – 30 MHz
1842/f 16,3/f 6
30 MHz – 100 MHz
61,4 16,3/f 6 100 MHz – 300 MHz 10 61,4 0,163 6 300 MHz – 3 GHz f/30
6 3 GHz – 30 GHz 100
33.878,2/f1,079 30 GHz – 300 GHz 100
67,62/f 0,476
Keterangan :
kHz :
Kilo Hertz
MHz :
Mega Hertz
GHz :
Giga Hertz
f :
Frekuensi dalam MHz
mW/cm2 :
Mili Watt per senti meter persegi
V/m :
Volt per Meter
A/m :
Amper per Meter
5. WAKTU PEMAPARAN RADIASI SINAR ULTRA UNGU YANG DIPERKENANKAN
Masa pemaparan per hari Iradiasi Efektif ( IEff ) mW / cm2 8 jam 0,0001 4 jam 0,0002 2 jam 0,0004 1 jam 0,0008
30 menit 0,0017 15 menit 0,0033 10 menit 0,005 5 menit 0,01 1 menit 0,05
30 detik 0,1 10 detik 0,3 1 detik 3 0,5 detik 6 0,1 detik 30
6. NAB PEMAPARAN MEDAN MAGNIT STATIS YANG DIPERKENANKAN
No.
Bagian Tubuh
Kadar Tertinggi Diperkenankan (Ceiling ) 1 Seluruh Tubuh (tempat kerja umum)
2 T 2 Seluruh Tubuh (pekerja khusus dan lingkungan kerja yang terkendali) 8 T 2 Anggota gerak (Limbs) 20 T
3 Pengguna peralatan medis elektronik
0,5 mT
Keterangan: mT ( milli Tesla)
NAB medan magnit untuk frekwensi 1 - 30 kHz
No.
Bagian Tubuh
NAB (TWA)
Rentang Frekuensi 1 Seluruh tubuh 60/f mT 1 – 300 Hz 2 Lengan dan paha 300/f mT 1 – 300 Hz 3 Tangan dan kaki 600/f mT 1 – 300 Hz 4 Anggota tubuh dan seluruh tubuh 0,2 mT 300Hz – 30KHz
Keterangan: f adalah frekuensi dalam Hz
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal
MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA,
Drs.H.A.MUHAIMIN ISKANDAR, M.Si.
LAMPIRAN II
PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI
NOMOR PER.13/MEN/X/2011
TENTANG
NILAI AMBANG BATAS FAKTOR FISIKA DAN FAKTOR KIMIA DI TEMPAT KERJA
NAB FAKTOR KIMIA DI UDARA TEMPAT KERJA
Penjelasan NAB Faktor Kimia
1. Kegunaan NAB
NAB ini akan digunakan sebagai (pedoman) rekomendasi pada praktek higene perusahaan dalam melakukan penatalaksanaan lingkungan kerja sebagai upaya untuk mencegah dampaknya terhadap kesehatan. Dengan demikian NAB antara lain dapat pula digunakan:
a. Sebagai kadar standar untuk perbandingan.
b. Sebagai pedoman untuk perencanaan proses produksi dan perencanaan teknologi pengendalian bahaya-bahaya di lingkungan kerja.
c. Menentukan pengendalian bahan proses produksi terhadap bahan yang lebih beracun dengan bahan yang sangat beracun.
d. Membantu menentukan diagnosis gangguan kesehatan, timbulnya penyakit-penyakit dan hambatan-hambatan efisiensi kerja akibat faktor kimiawi dengan bantuan pemeriksaan biologik
2. Kategori Karsinogenitas
Bahan-bahan kimia yang bersifat karsinogen, dikategorikan sebagai berikut:
A-1 Terbukti karsinogen untuk manusia (Confirmed Human Carcinogen). Bahan-bahan kimia yang berefek karsinogen terhadap manusia, atas dasar bukti dari studi-studi epidemologi atau bukti klinik yang meyakinkan, dalam pemaparan terhadap manusia yang terpajan.
A-2 Diperkirakan karsinogen untuk manusia (Suspected Human Carcinogen). Bahan kimia yang berefek karsinogen terhadap binatang percobaan pada dosis tertentu, melalui jalan yang ditempuh, pada lokasi-lokasi, dari tipe histologi atau melalui mekanisme yang dianggap sesuai dengan pemaparan terhadap tenaga kerja terpajan. Penelitian epidemologik yang ada belum cukup membuktikan meningkatnya risiko kanker pada manusia yang terpajan.
A-3 Karsinogen terhadap binatang. Bahan-bahan kimia yang bersifat karsinogen pada binatang percobaan pada dosis relatif tinggi, pada jalan yang ditempuh, lokasi, tipe
histologik atau mekanisme yang kurang sesuai dengan pemaparan terhadap tenaga kerja yang terpapar.
A-4 Tidak diklasifikasikan karsinogen terhadap manusia. Tidak cukup data untuk mengklasifikasikan bahan-bahan ini bersifat karsinogen terhadap manusia ataupun binatang.
A-5 Tidak diperkirakan karsinogen terhadap manusia.
Repr.
Menimbulkan gangguan reproduksi pada wanita, seperti abortus spontan, gangguan haid, infertilitas, prematur, kelainan kongenital, Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).
3. NAB Campuran
Apabila terdapat lebih dari satu bahan kimia berbahaya yang bereaksi terhadap sistem atau organ yang sama, di suatu udara lingkungan kerja, maka kombinasi pengaruhnya perlu diperhatikan. Jika tidak dijelaskan lebih lanjut, efeknya dianggap saling menambah.
Dilampaui atau tidaknya Nilai Ambang Batas (NAB) campuran dari bahan-bahan kimia tersebut, dapat diketahui dengan menghitung dari jumlah perbandingan diantara kadar dan NAB masing-masing, dengan rumus-rumus sebagai berikut:
C1 + C2 + ……….. Cn = …………..
NAB (1) NAB (2) NAB (n)
Kalau jumlahnya lebih dari 1 (satu), berarti Nilai Ambang Batas Campuran dilampaui.
a. Efek Saling Menambah
Keadaan umum
NAB campuran :
C1 + C2 + C3 + ………. =
NAB(1) NAB(2) NAB(3)
Contoh 1 a:
Udara mengandung 400 bds Aseton (NAB-750 bds), 150 bds Butil asetat sekunder (NAB- 200 bds) dan 100 bds Metil etil keton (NAB-200 bds).
Kadar campuran =400 bds + 150 bds + 100 bds = 650 bds. Untuk mengetahui NAB campuran dilampaui atau tidak, angka-angka tersebut dimasukkan ke dalam
rumus :
400 + 150 + 100 = 0,53 + 0,75 + 0,5 = 1,78 750 200 200
Dengan demikian kadar bahan kimia campuran tersebut di atas telah melampaui NAB campuran, karena hasil dari rumus lebih besar dari 1 (satu).
b. Kasus Khusus
Yang dimaksud dengan kasus khusus yaitu sumber kontaminan adalah suatu zat cair dan komposisi bahan-bahan kimia di udara dianggap sama dengan komposisi campuran diketahui dalam % (persen) berat, sedangkan NAB campuran dinyatakan dalam milligram per meter kubik (mg/m3).
1
NAB Campuran = fa + fb + fc + fn NAB (a) NAB (b) NAB (c) NAB (n)
Contoh 1 b:
Zat cair mengandung :50 % heptan (NAB 400 bds atau 1640 mg/m3), 30 % Metil kloroform (NAB = 350 bds atau 1910 mg/m3), 20 % Perkloroetelin (NAB = 25 bds atau 170 mg/m3).
1 1
NAB campuran = = 0,5 + 0.3 + 0,2 0,00030 + 0,00016 + 0,00018 1640 1910 170
1 1
= = 610 mg/m3 0,00030 + 0,00016 + 0,00018 0,00164
Komposisi campuran adalah :
50 % atau (610) (0,5) mg/m3 = 305 mg/m3 Heptan = 73 bds.
30 % atau (610) (0,3) mg/m3 = 183 mg/m3 Metil kloroform = 33 bds.
20 % atau (610) (0,2) mg/m3 = 122 mg/m3 Perkloroetilen = 18 bds.
NAB campuran : 73 + 33 + 18 = 124 bds atau 610 mg/m3
c. Berefek Sendiri-Sendiri
NAB campuran =
C1 = 1; C2 = 1; C3 = 1 dan seterusnya
NAB (1) NAB (2) NAB (3)
Contoh 1 c:
Udara mengandung 0,15 mg/mg3 timbal (NAB = 0,15 mg/m3) dan 0,7
Mg/m3 asam sulfat (NAB = 1 mg/m3).
0,15 = 1 : 0,7 = 0,7
0,15 1
Dengan demikian NAB campuran belum dilampaui
d. NAB Untuk Campuran Debu-Debu Mineral
Untuk campuran debu-debu mineral yang secara biologi
bersifat aktif, dipakai rumus seperti pada campuran di A.2. (kasus khusus).
CATATAN:
p Identitas bahan-bahan kimia dimana diperlukan indikator Pemaparan Biologik (BEI = Biological Exposure Indices) Bahan-bahan kimia yang NAB-nya lebih tinggi dari Batas Pemaparan yan Diperkenankan (PEL) dari OSHA dan atau Batas Pemaparan yang Dianjurkan dari NIOSH ¢ Identitas bahan-bahan kimia yang dikeluarkan oleh sumber-sumber lain, diperkirakan atau terbukti karsinogen untuk manusia CAS Chemical Abstracts Services adalah nomor pendaftaran suatu bahan kimia yang diterbitkan oleh American Chemical Society A Menurut kategori A- Karsinogen B Bahan-bahan kimia yang mempunyai komposisi berubah-ubah T Kadar tertinggi BDS Bagian Dalam Sejuta (Bagian uap atau gas per juta volume dari udara terkontaminasi) mg/m3 Miligram bahan kimia per meter kubik udara (c) Bahan kimia yang bersifat asfiksian (d) NOC = not otherwise classified (tidak diklasifikasikan dengan cara lain) (e) Nilai untuk partikulat yang dapat dihirup (total), tidak mengandung asbes dan kandungan silica kristalin < 1% (f) Serat lebih panjang dari 5µm dan dengan suatu rasio sama atau lebih besar dari 3:1 (g) Nilai untuk material partikulat yang mengandung Kristal silica < 5% (h) Serat lebih panjang dari 5µm; diameter kurang dari 3µm; rasio lebih besar dari 5:1 (i) Partikulat dapat dihirup (j) NAB untuk fraksi respirabel dari material partikulat (k) Pengambilan contoh dengan metoda dimana tidak terambil bentuk uapnya (l) Tidak termasuk stearat-stearat yang berbentuk logam-logam beracun (m) Berdasarkan pengambilan contoh dengan High Volume Sampling (n) Bagaimanapun respirabel partikulat tidak boleh melampaui 2mg/m3 (o) Untuk jaminan yang lebih baik dalam perlindungan tenaga kerja, disarankan monitoring sampel biologi (p) Kecuali minyak kastroli (jarak), biji mete (cashew nut), atau minyak- minyak iritan yang sejenis (q) Material partikulat bebas bulu kain diukur dengan vertical elutrior cotton- dust sampler
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Adiponitril (111-69-3) 2 8,8
108,10 Iritasi saluran pernafasan atas & bawah
p
Air raksa (sebagai Hg) (7439-97-6) Air raksa senyawa anorganik
Air raksa senyawa alkyl
Air raksa senyawa aril
-
0,025;
A4 0,01 0,1
-
0,03
Gangguan sistem saraf pusat dan susunan saraf tepi, kerusakan ginjal
Idem
Idem
Ø¢ Akrilamid (79-061) - 0,03;
A3 - - 71,08 Kerusakan susunan saraf pusat, kulit, A4 ¢ Akrilonitril (107-13-1) 2,A3 4,3;A3 - - 53,05 Kerusakan susunan saraf pusat, kulit
Akrolein (107-02-8) 0,1 0,23 0,3 0,69 56,06 Mata & Iritasi saluran pernafasan atas, edema paru;
emphysema; Kulit, A4
Alakhlor (15972-60-8)
1
269,8 Hemosiderosis; A3 آ Aldrin (309-00-2) - 0,05;A 3 - - 364,92 Kerusakan susunan saraf pusat, hati & ginjal
Alifatik hidrokarbon/alkana Gas (C1 – C4) 1000 - - -
Gangguan jantung;
Kerusakan susunan saraf pusat
Allil alkohol (107-18- 6) 0,5 - - - 58,08 Mata & Iritasi saluran pernafasan atas, Kulit, A4 Ø¢ Allil klorida (107-05-1) 1 3 2 6;A3 76,50 Mata & Iritasi saluran pernafasan atas, hati dan ginjal ¢ Allil glisidil eter (AGE) (106-92-3) 1;A4 - - - 114,14 Iritasi saluran pernafasan atas;
Dermatitis; Mata dan iritasi kulit
Allil propil disulfida (2179-59-1) 0,5 - - - 148,16 Iritasi saluran pernafasan atas & mata
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Aluminium metal dan senyawa tidak terlarut (7429-90-5)
Debu logam
Bubuk pyro sbg Al
Uap las sbg Al
Garam larut sbg Al
Alkil yg tidak terklasifikasi sbg Al
-
1, A4
10
5
5
2
2
-
- 26,98 bervariasi Pneumokoniosis;
Iritasi saluran pernafasan bawah;
keracunan saraf Ø Aluminium oksida (1344-28-1) - 10,A4 - -
n-Amil Asetat(628-63- 7) 100 532 - -
Sek – amil asetat (626- 38-0) 125 665 - -
¢ 4-Aminodifenil (92-67- 1) - Kulit, A1 - - 169,23 Kanker kandung kemih dan hati
3-Amino1,2,4 - triazole - 0,2;A3 - - -
Ø¢ Amitrole (61-82-5) - 0,2;A3 - - 84,08 Lihat etanolamin;
Efek tiroid
2-Aminoetanol - - - -
2-Aminopiridin (504- 29-0) 0,5 1,9 - - 91,11
Ammonia (7664-41-7) 25 17 35 24 17,03 Kerusakan mata;
Iritasi saluran pernafasan atas
Ammonium klorida (12125-02-9)
20 53,50 Kerusakan mata;
Iritasi saluran pernafasan atas
Ammonium perfluoro oktanoat (3825-26-1)
0,01;A 3
431,00 Kerusakan hati
Ammonium sulfamat (7773-06-0)
10
114,13
Tersier amil metal eter (TAME) – (994-05-8) 20
- 102,2 Kerusakan susunan saraf pusat;
Kerusakan embrio/janin
Amosit
Lihat asbestos Øp ¢ Anilin (62-53-3)
2;A3
7,6;A3 93,12 Kekurangan Met- Hb
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8 آ orto- Anisidin (90-04- 0) - 0,5;A3
123,15 Kulit Kekurangan Met- Hb آ para-Anisidin (104-94- 9) 0,1;
A4 0,5;A4
123,15 Kulit; Kekurangan Met-Hb
Antimon dan persenyawaan sebagai Sb (7440-36-2)
0,5
121,75 Kulit;
Iritasi saluran pernafasan atas Ø Sebagai Sb ANTU (alfa naftil tiourea) (86-88-4)
0,3;A4
202,27 Efek tiroid; Mual
ANTU (86-88-4)
0,3;A4
202,27 Efek tiroid; Mual
Antimoni Hidrida (7803-52-3) 0,1
124,78 Hemolisis, kerusakan ginjal, iritasi saluran pernafasan bawah
Antimoni Trioksida (1309-64-4) A2
291,5 Kanker paru, pneumokoniosis
Argon (7440-37-1)
39,35 Asfiksia
p ¢ Arsen dan persenyawaan anorganik sebagai As (7440-38-2)
0,01;A 1
74,92 bervariasi Kanker paru ¢ Arsin (7784-42-1) 0,00 5
77,95 Kerusakan sistem saraf tepi, pembuluh darah, ginjal dan hati, reproduksi
Asam Adipic (124-04- 9)
5
146,14 Iritasi saluran pernafasan atas;
Kerusakan Syaraf otonom Ø Asam Akrilat (79-10-7) 2;A4 5,9;A4
72,06 Kulit; Iritasi saluran pernafasan atas
Asam asetat (64-19-7) 10 25 15 37 60 Iritasi saluran pernafasan atas, mata, fungsi paru
Asam asetat anhidrid (108-24-7) 5 21
102,09 Iritasi saluran pernafasan atas & mata
Asam asetil salisilat (aspirin) - (50-78-2)
5
180,15 Iritasi kulit dan mata
Asam formiat (64-18- 6) 5 - 10 19 46,02 Iritasi saluran pernafasan atas & mata; Kulit
Asam fosfat (7664-38- 2)
1
3 98,00 Iritasi saluran pernafasan atas & mata; Kulit
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Asam 2-kloropropionat (598-78-7) 0,1 0,44 - - 108,53 Kulit, kerusakan reproduksi pria
Asam kromat & kromit - - - - - Lihat kromit sebagai Cr
Asam metakrilat (79- 41-4) 20 70
86,09 Iritasi saluran pernafasan atas & mata
Asam nitrat (7697-37- 2) 2 5,2 4 10 63,02 Iritasi saluran pernafasan atas & mata, kulit
Asam oksalat (144-62- 7)
1
2 90,04 Iritasi saluran pernafasan atas & mata
Asam pikrat (88-89-1)
0,1
229,11 Dermatitis, iritasi mata, sensitif pada kulit
Asam propionat (79- 09-4) 10 30
74,08 Iritasi saluran pernafasan atas;
Iritasi mata, kulit
Asam tereftalik (100- 21-0)
10
166,13 -
Asam trikloro asetat (76-03-9) 1;A3 6,7;A3
163,39 Iritasi mata, Iritasi saluran pernafasan atas ¢
Asbestos semua bentuk (1332-21-4) Asbes biru (crosidolit) dilarang penggunaannya (sesuai peraturan yang berlaku)
0,1 serat / ml;A1
Kanker paru, pneumokoniosis, mesotelioma ¢ Asetaldehid (75-07-0)
TD 25;A3 T 45;A3
44,05 Iritasi mata dan saluran pernafasan atas
Asetilen (74-88-2) (c) Aspiksia Sederhana 26,02 Asfiksia
Asetelin diklorida 200 793
Lihat 1,2 dikloroetilen p Aseton (67-64-1) 500 1187,1 2;A4 750 1780 58,05 Iritasi mata dan saluran pernafasan atas, kerusakan sistem saraf pusat, efek hematologi Aseton sianohidrin sebagai CN (75-88-5)
T 4,7 T 5 85,10 Kulit, iritasi saluran pernafasan atas, sakit kepala, hipoksia/sianosis Ø Asetonitril (75-05-8) 20;A 4 33,95;
A4
41,05 Kulit, iritasi saluran pernafasan bawah
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Asetophenon (98-86-2)
10 49,14
120,15 Iritasi mata Ø¢ Aspal (bitumen) bentuk uap – sbg aerosol terlarut benzene (8052- 12-4)
0,5;A4
Iritasi mata dan iritasi saluran pernafasan atas Ø Atrasin (1912-24-9)
5;A4
216,06 Kejang - Sistem saraf pusat
Øp Azinfos – methyl (86- 50-0)
0,2;A4
317,34 Kulit, penghambat kolinesterase
Barium (7440-39-3) dan persenyawaan larut sebagai Ba
0,5;A4
137,30 Mata, kulit, iritasi pencernaan, stimulasi otot
Barium sulfat (7727- 43-7)
10
233,43 Pneumoconiosis Ø Benomil (17804-35-2) 1;A3 , sinsi tif
290,32 Iritasi saluran pernafasan atas, reproduksi pria & kerusakan saluran testis; Embrio/janin ¢ Benz (a) antrasen (56- 55-3) A2 A2
228,30 Kanker kulit p ¢ Benzen (benzol) (71- 43-2) 0,5 (A1)
2,5
78,11 Kulit; Leukimia ¢
Benzo (b) fluoranten (205-99-2)
A2
252,30 Kanker
¢
Benzo (a) pyrene (50- 32-8)
A2
252,30 Kanker
Benzoil klorida (98-88- 4)
T 0,5 ;
A4
195,50 Iritasi saluran pernafasan atas
Benzil asetat (140-11- 4) 10 ;
A4 61 ;
A4
150,18 Iritasi saluran pernafasan atas ¢ Benzidin (92-87-5)
A1
Kulit; Kanker kandung kemih آ
Benzil klorida (100-44- 7) 1;A3 5,2;A3
126,58 Iritasi saluran pernafasan atas & kulit Ø Benzoil peroksida (91- 36-0)
5;A4
242,22 Iritasi saluran pernafasan atas & kulit
p- Benzoqinon
Lihat Quinon
¢ Berrilium (7440-41-7) dan senyawaannya
0,002;
A2 (-) (-) 9,01 Sebagai Be
Bifenil (92-52-4) 0,2 1,3
154,20 Fungsi paru
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Ø Ø Bismuth telluride indoped (1304-82-10) sedoped
10;A4 5;A4
800,83 Sebagai B12 Te2
Borat, tetra, garam sodium (1330-96-4) Anhidrat Dekahidrat Pentahidrat
1 5 1
bervariasi Iritasi saluran pernafasan atas
Boron oksida1003-86- 2)
10
69,64 Iritasi saluran pernafasan atas & mata
Boron tribromida (10294-33-4)
T 1 T 10 250,57 Iritasi saluran pernafasan atas
Boron trifluorida (7637-07-2)
T 1 T 2,8 67,82 Iritasi saluran pernafasan bawah;
Pneumonitis
Brom (Bromine) (7726-95-6) 0,1 0,66 0,2 1,3 159,81 Iritasi saluran pernafasan atas & bawah; Kerusakan fungsi paru Ø Bromofrom (75-25-2) 0,5;
A3 5,2;A3
252,73 Kerusakan liver;
Iritasi saluran pernafasan atas & mata Ø Bromasil(314-40-9)
10;A3
261,11 Efek tiroid
Bromoklorometan
Lihat Klorobromometan
Brompentafluorida (7789-30-2) 0,1 0,72
174,92 Iritasi saluran pernafasan atas;
Mata & kulit
¢ 1,3 Butadien(106-99-0) 2;A2 4,4;A2
54,09 Kanker
Butan (106-97-8) 800 1900
Lihat gas-gas alifatik hidrokarbon;
Alkanas (C1-C4)
2 Butanon
74,12 Lihat metal etil keton
Butanetiol
Lihat butyl merkaptan
n-Butil alkohol (n- butanol) (71-36-3)
(T;50) (T;152 )
Kulit; Iritasi kulit, mata & saluran pernafasan atas Ø n-Butil akrilat (141-32- 2) 10;A 4 52;A4
128,17 Iritasi kulit, mata & saluran pernafasan atas
n-Butil laktat (138-22- 7) 5 30
146,19 Pusing; Iritasi kulit, mata & saluran pernafasan atas
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
o-sek-Butil fenol (89- 72-5) 5 31
150,22 Iritasi kulit, mata & saluran pernafasan atas
sek-Butil alkohol (sek- butanol) (78-92-2) 100 303
tert Butil alohol (tert- butanol) (75-65-0) 100;
A4 303;A 4
n-Butil amin (109-73- 9)
T 5 T 15
Kulit; Pusing;
Iritasi kulit, mata & saluran pernafasan atas Ø n-Butil asetat (123-86- 4) 150;
A4 713;A 4 200;A 4 950;A 4 116,16 Iritasi kulit, mata & saluran pernafasan atas
sek-Butil asetat (105- 46-4) 200 950
116,16 Iritasi kulit, mata & saluran pernafasan atas
tert-Butil asetat (540- 88-5) 200 950
116,16 Iritasi kulit, mata & saluran pernafasan atas n-Butil glisidil eter (BGE)(2426-08-6) 25 133
130,21 Reproduksi ¢ Butil merkaptan (109- 79-5) 0,5 1,8
90,19 Saluran pernafasan atas
p- tert- Butyl toluene (98-51-1) 1 6,1
148,18 Iritasi kulit, mata & saluran pernafasan atas; Mual 2-Butoksi etanol(111- 76-2) 25 121
118,17 Kulit; Iritasi kulit, mata & saluran pernafasan atas Ø 2,4 D (dichloro pheonoxy aceticacid) (94-75-7)
10;A4
221,04
Ø ¢ DDT (50-29-3)
1;A3
354,50 Kerusakan hati Øp
DDVP (Diklorvos) (62- 73-7) 0,1;
A4 0,90;A 4
220,98 Penghambat kolinesterase
Debu biji-bijian (jenis gandum)
4 (I)
Debu tembakau
3,5
Lihat nikotin
Dekaboran (17702-41- 9) 0,00 5 0,25 0,15 0,75 122,31 Kulit; Konvulsi sistem saraf pusat, penurunan kesadaran p Demeton 0,01 0,11
256,34 Kulit; Inhisi kolinesterase
Diatomaseoues
Lihat silika – amorf
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Diboran (19287-45-7) 0,1 0,11
27,69 Iritasi saluran pernafasan atas;
Pusing
1-2 Diaminoetan
Lihat etilen diamin
Diaseton alkohol (123- 42-2) 50 238
116,16
Øp
Diazinon (333-41-5)
0,1;A4
304,36 Kulit آ Diazometan (334-88-3) 0,2:
A2 0,34;A 2
42,04
1,2 Dibrometan
Lihat etilen dibromida
2-n-Dibutil amino etanol (102-81-8) 0,5 3,5
173,29 Kulit; Iritasi saluran pernafasan atas & mata
Dibutil fenil fosfat (2528-36-1) 0,3 3,5
286,26 Kulit; Inhibisi kolinesterase
Dibutil fosfat (107-66- 4) 1 8,6 2
210,21 Kandung kemih;
Iritasi saluran pernafasan atas
Dibutil ftalat (84-74-2)
5
278,34 Kerusakan testis;
Iritasi saluran pernafasan atas آ Dieldrin (60-57-1)
0,25;A 4
380,93 Kulit; Kerusakan hati
Dietanol amine (111- 42-2) 0,46 2
105,14 Kulit; Kerusakan hati & ginjal
Dietil amine (109-89-7) 5;A4 15;A4 15;A4 45;A4 73,14 Kulit; Iritasi saluran pernafasan atas;
Konvulsi sistem saraf pusat
2-Dietil amino etanol (100-37-8) 2 9,6
117,19 Kulit; Iritasi saluran pernafasan atas;
Konvulsi sistem saraf pusat
Dietil eter
Lihat etil eter
Dietil keton(96-22-0) 200 705
86,13 Iritasi saluran pernafasan atas;
Mata
Dietil ftalat (84-66-22)
5
222,23 Iritasi saluran pernafasan atas
Dietil triamin (111-40- 0) 1 4,2
103,17 Kulit; Mata & Iritasi saluran pernafasan atas;
Konvulsi sistem saraf pusat
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Di (2-etil hexi) ftalat
390,54 Lihat di-sek-oktil ftalat
Difenil, (Bifeni)
Lihat bifenil
Ø Difenil amin (122-39- 4)
10;A4
Kerusakan, hati & ginjal, efek hematologi
Difenil metan di- isosianat
Lihat Metilen bisfenil isosianat
Difluoro dibromo metan (75-61-6) 100 858
209,83 Iritasi saluran pernafasan atas;
Kerusakan hati آ Diglisidil eter (DGE) (2238-07-5) 0,1;
A4 0,53;A 4
130,14 Iritasi saluran pernafasan atas;
Kerusakan hati;
Gangguan reproduksi pria
Dihidroksi benzen
Lihat hidroquinon
Diisobutil keton(108- 83-8) 25 145
142,23
Diisopropil amin (108- 18-9) 5 21
101,19 Kulit ¢ Diklor asitelin (7572- 29-4)
T 0,1 A3 T.0,39 .A3 94,93 Mual; Kerusakan sistim saraf tepi Ø o-Diklorobenzen (95- 50-4) 25;A 4 150;A 4 50;A4 301;A 4 147,01 Iritasi mata;
Saluran pernafasan atas; Kerusakan hati ¢ p- Diklorobenzen (106- 46-7) 10;A 3 60;A3
147,01 Iritasi mata; saluran pernafasan atas;
Kerusakan ginjal Ø¢ 3,3 – Diklorobenzidin (91-94-1)
A3
253,13 Kulit; Kanker kandung kemih;
Iritasi mata
1,4 Dikloro-2 buten (764-41-0) 0,00 5;A2 0,025;
A2
124,99 Kulit; Iritasi mata;
saluran pernafasan atas
1,2 Dikloro etilen (540- 59-0) 200 793
96,95 Kerusakan sistem saraf pusat, iritasi mata
1,2 Dikloro propan
Lihat Propilen diklorida
2,2 Dikloro propionik asid (75-99-0) 1 5,8
142,97
Ø Dikloro difluoremetan (75-71-8) 1000 ;A4 4950;
A4
102,92 Sensitisasi jantung
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8 Ø 1,1 Dikloroetan (75-34- 3) 100;
A4 405;A 4
98,97 Iritasi mata;
Saluran pernafasan atas; Kerusakan hati & ginjal
1,2 Dikloroetan
96,95 Lihat etilen diklorida
1,1 Dikloroetilen
Lihat vinilidin klorida آ Dikloroetil eter (111- 44-4) 5;A4 29;A4 10;A4 58;A4 143,02 Kulit; Iritasi mata;
Saluran pernafasan atas;Mual Ø Diklorotofos (141-66- 2)
0,25;A 4
237,21 Kulit; Penghambat kolinesterase
Dikloroflurometan (75- 43-4) 10 42
102,92 Kerusakan hati
Diklorometan
84,93 Lihat metilen klorida
1,3 – Dikloro – 5,5 dimetil hidantion (118- 55-5)
0,2
0,4 197,03 Saluran pernafasan atas
1,1 Dikloro 1-nitro etan (594-72-9) 2 12
143,96 Saluran pernafasan atas
Ø¢ 1,3 Dikloropropen (542-75-6) 1;A4 4,5;A4
110,98 Kulit; Kerusakan ginjal Ø Dikloro tetra fluoro etan (76-14-2) 1000 ;A4 6990;
A4
170,93 Fungsi paru Øp Diklorvos, DDVP (62- 73-7) 0,1;
A4 0,90;A 4
220,98 Kulit; Penghambat kolinestrase Ø Dimetil amin (124-4- 30) 5;A4 9,2;A4 15;A4 27,6;A 4 45,08 Saluran pernafasan atas; Gastro intestinal
Dimetil aminobenzen
Lihat Xylidin
Øp Dimetil anilin (121-69- 7) 5;A4 25;A4 10;A4 50;A4 121,18 Kulit Øp N,N Dimetil asetamid (127-19-5) 10;A 4 36;A4
87,12 Kerusakan hati;
Embrio dan janin
Dimetil benzen
Lihat Xilin
Dimetil 1,2-dibromo- 2,2 dikloretil fosfat
Lihat Naled Ø Dimetil etoksi silane (14857-34-2) 0,5 2,1 1,5 6,4 104,20 Iritasi mata;
Saluran pernafasan atas; Pusing Øp Dimetil formamid (68- 12-2) 10;A 4 30;A4
73,09 Kulit; Kerusakan hati
Dimetil flatlat (131-11- 3)
5
194,19 Iritasi mata;
Saluran pernafasan atas
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
2,6 Dimetil 4 heptanon
Lihat Diisobutil keton ¢ 1,1 Dimetil hidrazin (57-14-7) 0,01;
A3 0,025;
A3
60,12 Kulit; Iritasi mata;
Saluran pernafasan atas; Kanker nasal ¢ Dimetil karbomil klorida (79-44-7) A2 A2
107,54 Kanker nasal;
Iritasi mata;
Saluran pernafasan atas
Dimetil nitroso amin
Lihat N-Nitroso dimetil amin آ Dimetil sulfat (77-78- 1) 0,1;
A3 0,52;A 3
126,10 Kulit; Iritasi mata;
Saluran pernafasan atas
Dimetoksimetan
Lihat Metilal p Dinotrobenzen (528- 29-0) 0,15 1,0
168,11 Kulit/semua isomer
Dinotro - o – kresol, DNOC (534-52-1)
0,2
198,13 Kulit; Metabolisme basal Ø Dinitolmid (148-01-6)
5;A4
3,5 – Dinitro-o- toluamid
198,13 Lihat Dinitolmid;
Kerusakan hati p ¢ Dinitro toluen (25321- 14-6)
015;A 2
182,15 Kulit; Kerusakan jantung; Efek reproduksi ¢ 1,4-Dioksan (123-91-1)
(20)
(90)
88,10 Kulit; Kerusakan hati Øp Dioksation (78-34-2)
0,2;A4
456,54 Penghambat kolinesterase
Dipropil keton (123- 19-3) 50 233
142,23 Iritasi saluran pernafasan atas
Dipropilen glikol metal metil eter (34590-94-8)
100 606 150 909
Kulit Ø Diquat (2764-72-9)
0,5, A4 0,1, A4
Bervarias i Iritasi saluran pernafasan bawah;
Katarak Ø¢ Di – sek, oktil ftalat (117-81-7)
5;A3
10
Disiklopentadin (77- 73-6) 5 27
Disiklopentadienil iron (102-54-5)
10
Disiston,disulfoton,thio demeton (289-04-04)
0,05
Penghambat Cholinesterase Ø Disulfiram (97-77-8)
2;A4
296,52 Vasodilatasi; Mual Ø 2,6 – Di-tert-butil-p- kresol (128-37-0)
10;A4
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8 Ø Diuron (330-54-1)
10;A4
233,10
Divinil benzen (1321- 74-0)
10 53
130,19 Saluran pernafasan atas
Emery (1302-74-5)
10 (e)
Ø Endosulfan, benzoepin (115-29-7)
0,1;A4
406,95 Kulit Ø Endrin (72-20-8)
0,1
380,93 Kulit, kerusakan hati,gangguan syaraf pusat, sakit kepala Ø Enfluran (13838-16-9) 75 566
184,50 kerusakan syaraf pusat, kerusakan jantung
Enzim
0,0000 6
Asma; Iritasi kulit, Saluran pernapasan atas dan bawah ¢ Epiklorhidrin (106-89- 8) 0,5
92,53 Infeksi saluran pernafasan atas, gangguan reproduksi pria.
Øp EPN (2104-64-5)
0,1
323,31 Kulit, penghambat kolinesterase
1,2 Epoksipropan 2
Iritasi mata dan saluran pernapasan atas
2,3 Epoksi- 1- propanol 2
74.08 Iritasi saluran pernapasan atas, mata, dan kulit
Etan (74-84-0) 1000
323,31 Sensitisasi jantung, kerusakan syaraf pusat
Etantiol 0,5
62,13
Iritasi saluran pernapasan atas, kerusakan saraf pusat
Etanolamin (141-43-5) 3
6
61,08 Iritasi mata, kulit
¢ Etil akrilat (140-88-5) 5
15
100,11 Iritasi saluran pernapasan atas, mata, dan pencernaan.
Kerusakan saraf pusat, sensitifitas kulit.
Ø Etil alkohol (etanol) (64-17-5) 1000
46,07 Iritasi saluran pernapas atas
Etil amin(75-04-7) 5
15
45,08 Iritasi mata, Kulit, kerusakan mata
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8 Ø Etil asetat (141-78-6) 400
88,10 Iritasi saluran pernapasan atas dan mata p Etil benzene (100-41-4) 100
125 543 106,16 Iritasi saluran pernapasan atas, mata, kerusakan saraf pusat.
Ø Etil bromide (74-96-4) 5
108,98 Kerusakan hati, kerusakan saraf pusat
Etil butil keton (106- 35-4) 50
75
114,19 Kerusakan kulit, iritasi mata dan kulit p Etion (563-12-2)
0,4
384,48 Penghambat kolinesterasi
Etil klorida (75-00-3) 100
64,52 Kerusakan hati
Etil eter (60-29-7) 400
500
74,12 Kerusakan syaraf dan iritasi mata
Etil format (109-94-4) 100
74,08 Iritasi saluran pernapasan atas dan mata Etil merkaptan (75-08- 1) 0,5
62,13 Iritasi saluran pernapasan atas dan kerusakan syaraf.
Etil silikat (78-10-4) 10
208,30 Iritasi saluran pernapasan atas dan mata, kerusakan ginjal Ø Etilen (74-85-1) 200
28,05 Asfiksia Ø Etilen diamin(107-15- 3) 10
60,10 Kulit آ Etilen dibromida (106- 93-4)
187,88 Kulit Ø ¢ Etilen diklorida (107- 06-2) 10
98,96 Kerusakan hati dan mual
Etilen glikol aerosol(107-21-1)
100 62,07 Iritasi saluran pernapasan atas dan mata
Etilen glikol dinitrat dan/atau Nitrogliserin (628-96-6) 0,05
152,06 Pelebaran pembuluh darah;
Pusing Ø ¢ Etilen imin (151-56-4) 0,05 0,1
43,08 Iritasi saluran pernapasan atas;
Kerusakan hati dan ginjal Ø Etilen klorohidrin (107- 07-3)
1
80,52 Gangguan saraf;
Kerusakan hati dan ginjal ¢ Etilen oksida (75-21-8) 1
44,05 Kanker; gangguan saraf
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Etilidin klorida ( 100
98,97 Iritasi saluran pernapasan atas dan mata; Kerusakan hati dan ginjal
Etilidin norbormen (16219-75-3)
5
120,19 Iritasi saluran pernapasan atas dan mata
n-Etilmorfolin (100-74- 3) 5
115,18 Iritasi saluran pernapasan atas dan kerusakan mata
Etil-amil keton (541- 85-5) 25 131
128,21
p 2-etoksi etanol (110- 80-5) 5 18
90,12 Kulit p 2-etoksi etil asetat (111-15-9) 5 27
132,16 kulit Øp Fenamifos (22224-92- 6) 0,05 0,1
303,40 Penghambat kolinesterase
Fenasil klorida
Lihat Klaroaseptofenon آ n-fenil beta neptalin (135-88-6)
219,29 Kanker Ø O-fenilen diamin (95- 54-5)
0,1
108,05 Anemia Ø m-fenilen diamin (108- 45-2)
0,1
108,5 Kerusakan hati;
Iritasi kulit Ø p-Fenilen diamin (106- 50-3)
0,1
108,5 Iritasi saluran pernapasan atas dan sensitisasi kulit
Fenil eter (101-84-8) 1
2
170,20 Iritasi saluran pernapasan atas dan mata; Mual
Fenil etilen 20
40
104,16 Kerusakan sistem saraf, iritasi saluran pernapasan atas, neuropati perifer
Fenilfosfin (638-21-1)
0,05
110,10 Dermatitis, gangguan hematologi, kerusakan testis ¢ Fenil glisidil eter (FGE) (122-60-1) 0,1
150,17 Kerusakan testis Ø ¢ Fenil hidrazin (100-63- 0) 0,1
108,14 Anemia; Iritasi mata dan kulit Fenil merkaptan (108- 98-5) 0,1
110,18 Dermatitis;
Gangguan hematologi;
Kerusakan testis
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8 Øp Fenol (108-95-2) 5
94,11 Iritasi saluran pernapasan atas;
Kerusakan paru dan sistem saraf
Fenotioazin (92-84-2)
5
199,26 Reaksi fotosensitivitas mata; Iritasi kulit Øp Fensulfothion(115-90- 2)
001`
308,35 Penghambat kolinesterase Øp Fention (55-38-9)
0,05
278,34 Penghambat kolinesterase Ø Ferbam (14484-64-1)
5
416,50 Gangguan sistem saraf; Gangguan berat badan;
Kerusakan limpa
Fero vanadium (12604- 58-9)
1
3 - Iritasi mata, saluran pernapasan atas dan bawah
Ferum (iron) sebagai Fe
1
Iritasi saluran pernapasan atas dan kulit Ø Ferum oksida sebagai Fe (1309-37-1) B2 5,A4
Debu dan Uap
Ferum penta karbonil sebagai Fe (13463-40- 6) 0,1
0,2
195,90 Pembengkakan paru; Kerusakan sistem syaraf Øp Fluorida sebagai F
2,5
Bervarias i Kerusakan tulang dan fluorosis Fluorin (fluor) (7782- 41-4) 1
2
38,00 Iritasi saluran pernapasan atas, mata dan kulit
Fluorotriklorometan
1000
137,38 Sensitifitas jantung Øp Fonofos (944-22-9)
0,01
246,32 Hambatan kolinesterase
Forat (298-02-2)
0,05
0,2
Kulit ¢ Formaldehid (50-00-0)
0,3,A2 0,3 30,03 Iritasi saluran pernapasan atas dan mata
Formamid(75-12-7) 10
45,04 Iritasi mata dan kulit; Kerusakan ginjal dan hati
Fosdrin
0,01
224,16 Penghambat kolinesterase
Fosfin (7803-51-2) 0,3
1
34,00 Iritasi saluran pernapasan atas dan saluran pencernaan;
Sakit kepala;
Gangguan sistem saraf
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Fosfor kuning (7723- 14-0)
0,02 0,1
Fofsfor oksiklorida (10025-87-3) 0,1
153,35 Iritasi saluran pernapasan atas
Fosfor pentaklorida (10026-13-8) 0,1
208,24 Iritasi saluran pernapasan atas dan mata
Fosfor pentasulfida (1314-80-3)
1
3 222,29 Iritasi saluran pernapasan atas
Fosfor triklorida (7719- 12-2) 0,2
0,5
137,35 Iritasi saluran pernasan atas, mata, dan kulit
Fosgen (75-44-5) 0,1
98,92 Iritasi saluran pernapasan bawah;
Pembengkakan paru-paru;
Emfisema paru Ø Ftalik anhidrida (85- 44-9) 1
148,11 Iritasi saluran pernapasan atas, mata dan kulit
m-Ftalodinitril (626- 17-5)
5
128,14 Iritasi mata dan saluran pernapasan atas Øp Furfural (98-01-1) 2
96,08 Iritasi saluran pernapasan atas dan mata
Furfuril alkohol (98- 00-0) 10
15
98,10 Iritasi saluran pernapasan atas dan mata
Ø ¢ Gasolin (8006-61-9) 300
500
- Iritasi saluran pernapasan atas dan mata; Kerusakan sistem saraf
Gelasserat atau debu
Lihat fibrous gelas, debu
Germanium tetrahidrida (7782-65- 2) 0,2
76,63 Perubahan hematologi
Gips
10
136,14 Gangguan penciuman
Glikol monoetil eter 5
90,12 Kerusakan reproduksi pria;
Kerusakan janin
Gliserin, mist (56-81-5)
10
92,09 Iritasi saluran pernapasan atas
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Glutaraldehid (111-30- 8)
0,05
100,11 Iritasi saluran pernapasan atas, kulit, dan mata;
Gangguan sistem saraf
Ø Glisidol (556-52-5 2
74,08 Iritasi saluran pernapasan atas, mata dan kulit
Grafit (7782-42-5)
2
Radang paru-paru
Hafnium (7440-58-6)
0,5
178,49 Iritasi saluran pernapasan atas dan mata; Kerusakan hati Ø Halotan (151-67-7) 50
197,39 Kerusakan hati;
Kerusakan sistem saraf; Pelebaran pembuluh darah
Heksafluoro aseton (684-16-2) 0,1 0,68
166,02 Kerusakan testis dan ginjal آ Heksakloroetan (67-72- 1) 1
236,74 Kerusakan hati dan ginjal
Heksakloronaftalen (1335-87-1)
0,2
334,74 Kerusakan hati;
jerawatan ¢ Heksaklorobenzen (118-74-1)
0,002
284,78 Efek porphyrin;
Kerusakan kulit;
Kerusakan sistem saraf آ Heksaklorobutadin (87- 68-3) 0,02
260,76 Kerusakan ginjal Ø Heksaklorosiklopentadi en (77-74-4) 0,01
272,75 Iritasi saluran pernapasan atas p n-Heksan (110-54-3) isomer-isomer lain
500
1000
86,18 Gangguan sistem saraf; Iritasi saluran pernapasan atas dan mata
Heksametilen diisosianat (822-06-0) 0,00 5
168,22 Iritasi saluran pernapasan atas;
Sensitisasi respon Ø Heksametil fosforamid (680-31-9)
179,20 Kanker saluran pernapasan atas
1,6 Heksandiamin (124-09-4) 0,5
116,21 Iritasi saluran pernapasan atas dan kulit
Hekson 20
75
100,16 Iritasi saluran pernapasan atas, pusing dan sakit kepala
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
2-Heksanon
Lihat metal n- butil keton; Reproduksi
Sek-Heksil asetat (108- 84-9) 50 295
144,21
Heksilen glikol (107- 41-5)
T 25 T 121 118,17
Helium (7400-59-7) (c)
4,00
Heptaklor (76-44-8) dan heptaklorepoksida (1024-57-3)
0,05;A 3
373,32
389,40 Kulit
Heptan (142-82-5) 400 1640 500 2050 100,20
2- Heptanon
Lihat metil n- amil keton
3- Heptanon
Lihat etil butyl keton
Herbisida Crag
¢ Hidrazin (302-01-2) 0,01;
A3 0,013 A3
32,05 Kulit
Hidrogen (1333-74-0) (c)
1,01
Hidrogen bromida (10035-10-6)
T 3 T 9,9 80,92
Hidrogen fluoride, sebagai F (7664-39-3) 0,5
KTD 2
20,01 Kulit
Hidrogen klorida (7647-01-0)
KTD 2,A4
36,47
Hidrogen sulfida (7783-06-4) 1
5
34,08
Hidrogen selenida (7783-07-5) 0,05
80,98
Hydrogen sianida dan garam-garam sianida sbg CN
Hidrogen sianida (74-90-8) Garam-garam sianida (592-01-8; 151-50-8;
143-33-9)
KTD 4,7
KTD 5
27,03
bervariasi
Kulit
Kulit
Hidrogenated terfenil (61788-32-7) 0,5 4,9
241,00
4-Hidroksi-4metil -2- pentanon
Lihat diaceton alkohol
2- Hidroksipropil akrilat (999-61-1) 0,5 2,8
130,14 Kulit Ø Hidroquinon (123-31- 9)
2;A3
110,11
Ø Hidrogen peroksida (7722-84-1) 1;A3 1,4;A3
34,02
Inden (95-13-6) 10 48
116,15
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Indium dan persenyawaannya sebagai In (7440-74-6)
0,1
49,00
Iodine (7553-56-2)
T 0,1 T 1,0 Bervarias i
Iodoform (75-47-8) 0,6 10
393,78
Isoamil alkohol (123- 51-3) 100 361 125 452 88,15
Isoamil asetat (123-92- 2) 100 532
Isobutil alkohol (78-83- 1) 50 152
74,12
Isobutil asetat (110-19- 0) 150 713
116,16
Isoforon (78-59-1)
T 5,A3 T 28,A3 138,21
Isooktil alkohol (26952-21-6) 50 266
130,23 Kulit
Isoforon diisosianat (4098-71-9) 0,00 5 0,045
222,30
Isopropoksi etanol (109-591) 25 106
104,15 Kulit
Isopropil alkohol (67- 63-0) 400 983 500 1230
Isopropil amin (75-31- 0) 5 12 10 24 59,08
N-Isopropil anilin768- 52-5) 2 11
135,21
Isopropil asetat (108- 21-4) 250 1040 310 1290 102,13
Isopropil eter (108-20- 3) 250 1040 310 1300 102,17
Isopropil glisidil eter (4016-14-2) 50 238 75 356 116,18
p ¢ Kadmium, logam dan persenyawaannya sebagai Cd (7440-43-9)
0,01 A2 0,002;
(j) A2
112,40 bervariasi
Kalsium hidroksida (1305-62-0)
5
74,10
Kalsium karbonat (1317-65-3)
10 (e)
¢ Kalsium kromat (13765-19-0)
0,001;
A2
156,09 Sebagai Cr
Kalsium oksida (1305- 78-8)
2
56,08 Iritasi saluran pernafasan atas Ø Kalsium sianamida (156-62-7)
0,5;A4
80,11
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8 Ø Kalsium silikat (1344- 95-2)
10;(e) A4
-
Kalsium sulfat (7778- 18-9)
10(e)
136,14
Ø Kamfer (76-22-2) 2;A4 12;A4 3;A4 19;A4 152,23 Sintetis Ø Kaolin (1332-58-7)
2 (j),A4
-
Kapas (debu katun)
0,2(q)
Ø Ø Kaprolaktam (105-60- 2) Debu Uap
5;A4
1;A4 23;A4
10;A4
3;A4 46;A4 113,16
Ø¢ Kaptafol (2425-06-1)
0,1;A4
394,06 Kulit آ Kaptan (133-06-2)
5;A3
300,60
Ø Karbaril (63-25-22)
5;A4
201,20
Ø Karbofuran (1563-66- 2)
0,1;A4
221,30
Ø¢ Karbon hitam (1333- 86-4)
3,5;A4
-
Karbon dioksida (124- 38-9) 5000 9000
30.000 54.000 44,01
p Karbon disulfida (75- 15-0) 10 31
76,14 Kulit, reproduksi p Karbon monoksida (630-08-0) 25 29
28,01 Reproduksi
Karbon tetrabromida (558-13-4) 0,1 1,4 0,3 4,1 331,65
Ø ¢ Karbon tetraklorida (56-23-5) 5;A2 31;A2 10;A2 63;A2 153,84 Kulit
Karbonil klorida
Lihat fosgen
Karbonil Fluorida (353-50-4) 2 5,4 5 13 66,01
Ø Katekol (120-80-9) 5;A3 23;A3
110,11 Kulit آ
¢ Kayu, debu
Kayu-kayu lunak
1;A1
5
10
Kayu-kayu keras tertentu seperti kayu beech dan oak
Ketena (463-51-4) 0,5 0,86 1,5 2,6
Ø
Klorin (7782-50-5) 0,5;
A4 1,5;A4 1;A4 2,9;A4 70,19 Reproduksi
o-Klorinated difenil oksida (31242-93-0)
0,5
414,00 Reproduksi Ø ¢ Klorinated kamfer (8001-35-2)
0,5;A3
1 377,00 Kulit, reproduksi
Klorin dioksida (10049-04-4) 0,1 0,28 0,3 0,83 67,46 Reproduksi
Klorin trifluorida (7790-91-2)
T 0,1 T 0,38 92,46 Reproduksi
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8 آ
Klordane, Chlordane (57-74-9)
0,5;A3
Kulit
Kloroasetaldehid (107- 20-0)
T 1 T 3,2 78,50
Kloro aseton (78-95-2)
T 1 T 3,8 92,53
Kloro asetil klorida (79-04-9) 0,05 0,23 0,15 0,69 112,95 Kulit Ø 2-Kloroaseto fenon (532-27-4) 0,05;
A4 0,32;A 4
154,59
Øp Klorobenzen (108-90- 7) 10;A 3 46;A3
112,56
Ø O-Klorobenzildin malononitril (2698-41- 1)
T 0,05;A 4 T 0,39;A 4 188,61 Kulit
Klorobromometan (74- 97-5) 200 1060
129,39
2-Kloro-1,3 butadien
Lihat B. kloropen Ø Klorodifluorometan (75-45-6) 1000 ;A4 3540;
A4
86,47
¢ Klorodifenil (53469- 21-9)
1
266,50 42 % klorin, kulit Ø ¢ Klorodifenil (11097- 69-4)
0,5;A4
328,40 54 % klor Awas kulit
1-Klor 2,3 epoksipropen (
Lihat Epiklorhidrin
2 Kloro etanol
Lihat etilen klorohidrin
Kloro etilen
Lihat vinil klorida Ø ¢ Kloroform (67-66-3) 10;A 3 49;A3
119,38
¢ Bis (klorometil) eter (542-88-1) 0,00 1;A1 0,0047 ;A1
114,96
¢ Klorometil metil eter (107-30-2) A2 A2
80,50
1-Kloro-1-nitropropan (600-25-9) 2 10
123,54
Kloropentafluoroean (76-15-3) 1000 6320
154,47
Ø Kloropikrin (76-06-2) 0,1;
A4 0,67;A 4
164,39
¢ B-kloropren(126-99-8) 10 36
88,54
O-Klorostiren (2039- 87-4) 50 283 75 425 138,60
O-Klorotoluen (95-49- 8) 50 259
126,59
2-Kloro-6 (trikloro metil) piridin
Lihat Nitrapinin Ø Klorpirifos (2921-88-2)
0,2;A4
350,57 Kulit
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8 p¢ Kobalt, (7440-48-4) Logam dan persenyawaan anorganik sebagai Co
0,002;
A3
58,93 bervariasi
Kobalt hidrokarbonil (16842-03-8)
0,1
171,98 Sebagai Co
Kobalt karbonil (10210-68-1)
0,1
341,94 Sebagai Co
Koper (tembaga) (7440-50-8) Uap Debu dan mist sebagai Cu
(0,2)
1
63,55
Ø Korundum (Alumunium oksida)(1344-28-1)
10;(e) A4
Kresol (1319-77-3), semua isomer 5 22
108,14 Kulit Ø Klopidol (2971-90-6)
10;A4
192,06
Ø¢ Krisen (218-01-9) A3 A3
228,30
Krisotile
Lihat asbestos
Kristobalit
Lihat silika kristalin Kromit, proses tambang (kromat) sebagai Cr
0,05;A 1
-
¢
p ¢
¢ Kromium,logam dan persenyawaan anorganik sebagai Cr.
(7440-47-3) logam dan persenyawaan krom III persenyawaan krom VI larut di air. NOC persenyawaankrom VI tidak larut dalam air NOC (d)
0,5;A4
0,05;A 1
0,01,A 1
bervariasi
¢
Kromil klorida (14977- 61-8) 0,02 5 0,16
154,92
Krosidolit
Lihat Asbestos
Koal, debu
2(g-j)
-
¢
Koal,tar,sebagai benzenterlarut (65996-932)
0,2;A1
-
Ø Kroton aldehid (4170- 30-3) 2;A3 5,7;A3
Ø Kruformat (299-86-5)
5;A4
Kumene (98-82-8) 50 246
Kulit
Kwarsa
Lihat silika kristal
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8 ¢
Las (Uap) (NOC)
5;B2
Lihat kalsium karbonit ¢ Lindane (58-89-9)
0,5;A3
290,85 Kulit
Litium hidrida (7580- 67-8)
0,025
7,95
LPG (68476-85-7 1000 1800
Magnesit (546-93-0)
10
Marmer
Lihat kalsium karbonat
Magnesium oksida (1309-48-4)
10
40,32 Uap Øp Malathion, Marcaptothion, Carbofos (121-75-5)
10;A4
330,36 Kulit
Maleik anhidrida (108- 31-6) 0,25 1,0
98,06
Mangan dan persenyawaan anorganiknya sebagai Mn (7439-96-5)
0,2
54,94 Bervarias i
Mangan siklopentadienil trikarbonil (12079-65- 1), Sebagai Mn
0,1
204,10 Kulit Mesitil oksida (141-79-7) 15 60 25 100 98,14
Metan (74-82-8) (c)
Metantiol 0,5
-
48,11 Lihat metil merkaptan Kerusakan hati p Metanol (67-56-1) 200
250
32,04 Pusing, sumbatan saluran mata
Metil akrilat (96-33-3) 2
-
86,09 Iritasi mata, kulit, saluran pernafasan atas, dan sumbatan saluran mata
Metil akrilonitril (126-98-7) 1
-
67,09 Gangguan sistem saraf pusat, iritasi mata dan kulit
Metilal (109-87-5) 1000
-
76,10 Iritasai mata, gangguan sistem saraf pusat
Metil alkohol 200
250
32,04 Lihat methanol Pusing, sumbatan saluran mata
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Metil amil alkohol (108-11-2) 25
40
102,18 Lihat metal isobutil karbinol Iritasi saluran pernafasan atas, iritasi mata, gangguan sistem saraf pusat
Metil amin (74-89-5) 5
15 19 31,06 Iritasi mata, kulit, saluran pernafasan atas, mata,
Metil asetat (79-20-9) 200
250
74,08 Pusing, iritasi mata, saluran pernafasan atas, kerusakan saraf mata
Metil asitelin (74-99-7) 1000
40,07 Gangguan sistem saraf pusat
Metil asitelin- propadien 1000
1250
40,07 Campuran (MAPP) Gangguan sistem saraf pusat
Metilen bisfenil isosianat 0,00 5
-
250,26 Sensitif sist.respirasi Ø ¢ Metilen klorida (75-09-2) 50
-
84,93 Diklorometan Kekurangan Karboksi hemoglobin, gangguan sistem saraf pusat
¢ Metil bromide (74-83- 9) 1
-
94,95 Iritasi saluran pernafasan atas dan kulit ¢ Metil - tert – butil eter (1634-04-4) 50
-
88,17 Iritasi saluran pernafasan atas, kerusakan di ginjal p Metil demeton (8022-00-2)
0,5
230,30 Penghambat kolinesterase Metil n- butil keton (591-78-6) 5
10
100,16 Neuropathy perifer, sumbatan testikular p Metil etil keton (78-93-3) 200
300
72,10 Saluran pernafasan atas
Metil etil keton peroksida (1338-23-4) -
C 0,2
176,24 Iritasi mata, kulit, sumbatan di hati dan ginjal
Metil Format (107-31- 3) 100
150
60,05 Saluran Pernafasan atas, saluran pernafasan bawah, dan iritasi mata
5-Metil-3-Heptanon 10
-
128,21 Dilihat Etil Amil Keton Keracunan saraf
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Metil etil keton peroksida (1338-23-4) -
C 0,2
176,24 Iritasi mata, kulit, sumbatan di hati dan ginjal
Metil Format (107-31- 3) 100
150
60,05 Saluran pernafasan atas, saluran pernafasan bawah, dan iritasi mata
5-Metil-3-Heptanon 10
-
128,21 Dilihat Etil Amil Keton Keracunan saraf
Metantiol 0,5
-
48,11 Lihat metil merkaptan Kerusakan hati p Metanol (67-56-1) 200
250
32,04 Pusing, sumbatan saluran mata
Metil akrilat (96-33-3) 2
-
86,09 Iritasi mata, kulit, saluran pernafasan atas,dan sumbatan saluran mata
Metil akrilonitril (126-98-7) 1
-
67,09 Gangguan sistem saraf pusat, iritasi mata dan kulit
Metilal (109-87-5) 1000
-
76,10 Iritasai mata, gangguan sistem saraf pusat
Metil alkohol 200
250
32,04 Lihat methanol pusing, sumbatan saluran mata
Metil amil alkohol (108-11-2) 25
40
102,18 Lihat metal isobutil karbinol Iritasi saluran pernafasan atas, iritasi mata, gangguan sistem saraf pusat
Metil amin (74-89-5) 5
15 19 31,06 Iritasi mata, kulit, saluran pernafasan atas, mata,
Metil asetat (79-20-9) 200
250
74,08 Pusing, iritasi mata, saluran pernafasan atas, kerusakan saraf mata
Metil asitelin (74-99-7) 1000
40,07 Gangguan sistem saraf pusat
Metil asitelin- propadien 1000
1250
40,07 Campuran (MAPP) Gangguan sistem saraf pusat
Metilen bisfenil isosianat 0,00 5
-
250,26 Sensitif sistem respirasi
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8 Ø ¢ Metilen klorida (75-09-2) 50
-
84,93 Diklorometan Kekurangan Karboksi hemoglobin, gangguan sistem saraf pusat ¢ Metil bromide (74-83- 9) 1
-
94,95 Iritasi saluran pernafasan atas dan kulit ¢ Metil - tert – butil eter (1634-04-4) 50
-
88,17 Iritasi saluran pernafasan atas, kerusakan di ginjal p Metil demeton (8022-00-2)
0,5
230,30 Penghambat kolinesterase Metil n- butil keton (591-78-6) 5
10
100,16 Neuropati perifer, Sumbatan testikular p Metil etil keton (78-93-3) 200
300
72,10 Saluran Pernafasan atas
Metil etil keton peroksida (1338-23-4) -
C 0,2
176,24 Iritasi mata, kulit, sumbatan di hati dan ginjal
Metil Format (107-31- 3) 100
150
60,05 Saluran pernafasan atas, saluran pernafasan bawah, dan iritasi mata
5-Metil-3-Heptanon 10
-
128,21 Dilihat Etil Amil Keton Keracunan saraf
Metil akrilonitril (126-98-7) 1
-
67,09 Gangguan sistem saraf pusat, iritasi mata dan kulit
Metilal (109-87-5) 1000
-
76,10 Iritasai mata, gangguan sistem saraf pusat
Metil alkohol 200
250
32,04 Lihat methanol Pusing, sumbatan saluran mata
Metil amil alkohol (108-11-2) 25
40
102,18 Lihat metal isobutil karbinol Iritasi saluran pernafasan atas, iritasi mata, gangguan sistem saraf pusat
Metil amin (74-89-5) 5
15 19 31,06 Iritasi mata, kulit, saluran pernafasan atas, mata
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Metil asetat (79-20-9) 200
250
74,08 Pusing, iritasi mata, saluran pernafasan atas, kerusakan saraf mata
¢
Metil Hidrasin (60-34- 4) 0,01
-
46,07 Iritasi saluran pernafasan atas dan mata, kanker paru, kerusakan di hati آ Metil Iodida (74-88-4) 2
-
141,95 Kerusakan mata, gangguan sistem saraf pusat
Metil Isoamil Keton (110-12-3) 50
-
114,20 Iritasi saluran nafas atas, iritasi mata, kerusakan di ginjal dan hati, gangguan sistem saraf pusat p
Metil Isobutil Keton (108-11-12) 20
75
100,16 Iritasi kulit, pusing, sakit kepala
Metil Iso Propil Keton (563-80-4) 200
-
86,14 Iritasi saluran nafas atas dan mata
Metil Isosianat (624- 83-9) 0,02
-
57,05 Iritasi saluran nafas atas Ø ¢ Metil Klorida (74-87-3) 50
100
50,49 Gangguan sistem saraf pusat, kerusakan di hati dan ginjal, kerusakan di saluran testis, efek teratogenik Ø p Metil Kloroform (71- 55-6) 350
450 2460;
A4 133,42 Gangguan sistem saraf pusat, kerusakan di hati
Metil Merkaptan (74- 93-1) 0,5
-
48,11 Kerusakan di hati Ø
Metil Metakrilat (80- 62-6) 50
100
100,13 Iritasi saluran nafas atas dan mata, efek berat badan, edema paru
Metil n-Amil Keton 50
-
114,18 Iritasi mata dan kulit p
n-Metil Analin (100- 61-8) 0,5
-
107,15 MeHb-emia, gangguan sistem saraf pusat Øp
Metil Paration (298-0- 0)
0,2
263,2 Penghambat kolinesterase
Metil Propil Keton (107-87-9)
150
86,17 Fungsi paru, iritasi mata
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Metil-2 Sianokrilat (137-05-3) 0,2
111,10 Iritasi mata dan saluran nafas atas
Metil Sikloheksan ( 108-87-2) 400 1610
98,19 Iritasi saluran nafas atas, gangguan sistem saraf pusat, kerusakan pada hati dan ginjal
Metil Sikloheksanol (25639-42-3) 50
114,19 Iritasi mata dan saluran nafas atas
O-Metil Sikloheksanon (583-60-8) 50
75
112,17 Iritasi mata dan saluran nafas atas ;
Gangguan sistem saraf pusat
2-Metil Siklopentadienil Mangan tri karbonil sebagai Mn (12108-13- 3)
0,2
218,10 Gangguan sistem saraf pusat ;
Kerusakan paru, lever dan ginjal
Metil Silikat (681-84- 5)
1
152,22 Iritasi saluran nafas atas ; Kerusakan di mata
Alfa Metil Stiren (98- 83-9) 10
118,18 Iritasi saluran nafas atas, kerusakan ginjal, dan kerusakan saluran reproduksi wanita p ¢
4,4 Metilen bis (2 kronoanilin(MOKA) (101-14-4) 0,01
267,17 Ca kandung
Metilen bis (4- Sikloheksil Isosianat) (5124-30-1) 0,00 5
262,35 Sensitif respirasi ;
Iritasi saluran nafas bawah Ø ¢ 4,4- Metilen dianilin (101-77-9) 0,1
198,26 Kerusakan pada lever
2-Metoksientanol (109- 86-4) 0,1
76,09 Hematologi efek ;
Efek reproduksi Ø ¢ Metoksikhlor (72-43-5)
10
345,65 Kerusakan hati Øp
Metomil (16752-77-5)
2,45
162,20 Penghambatan kolinesterase
2-Metoksi etil Asetat (110-49-6) 0,1
118,13 Hematologi efek ;
Efek reproduksi
4-Metoksi fenol (150- 76-5)
5
124,15 Iritasi mata ;
Kerusakan kulit Ø Metribuzin (21087-64- 9)
5
214,28 Kerusakan hati ;
Efek hematologi p Mevinfos (7786-34-7)
0,01
224,16 Penghambatan kolinesterase
Mika (12001-26-2)
3
Pneumokoniosis
Mineral,serat wool
10;(e)
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Molibdenum (7439-98-7) sebagai Mo Untuk persenyawaan larut Untuk Metal dan persenyawaan tidak larut
5
10 3
95,95 Iritasi saluran nafas bawah
idem
Monoklor benzene (Lihat kloro benzene) 10
112.56 Kerusakan hati Ø Monokrotofus (6923- 22-4)
0,05
223,16 Penghambat kolinesterase Ø Morfolin (110-91-8)
20
87,12 Kerusakan mata ;
Iritasi saluran nafas atas Øp Naled (300-76-5)
0,1
380,79 Penghambat kolinesterase Ø Naftalen (91-20-3)..43 10
15
128,19 Efek pada hematologi;Iritasi saluran nafas atas dan mata ;
Kerusakan mata ¢ beta-Naftilamin (91-59- 8)
143,18 Ca kandung kemih
Neon (7440-01-9)
20,18 Sasak nafas ¢ ¢ Nilkel Dasar (7440-02-0)
Persenyawaan anorganik tidak larut
persenyawaan an organik larut
-
1,5
-
0,1
0,2
-
58,71
Bervarias i
bervariasi Dermatits pneumokoniosis
Ca paru
Kerusakan paru ;
Ca hidung ¢ Nikel karbonil (13463- 39-2) sebagai Ni 0,05 (0,12)
170,73 Ca paru dan hidung ¢ Nikel sulfide, uap dan debu sebagai Ni
(1,A1)
Nikotin(54-11-5)
0,5
162,23 Kerusakan saluran cerna; Gangguan sistem saraf pusat;
Gangguan jantung
Ø Nitrapirin (1924-82-4)
10
20 230,93 Kerusakan hati Øp p-Nitroanilin (100-01- 6)
3
138,12 Kekurangan methemoglobin;
Kerusakan hati;
Iritasi mata
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8 Øp Nitrobenzen (98-95-3) 1
123,11 Kekurangan methemoglobin
Ø¢ 4 – Nitrodefenil (92- 93-3)
199,20 Ca kandung kemih
Nitroetan (79-24-3) 100
75,07 Iritasi saluran nafas atas;Gangguan sistem saraf pusat;Gangguan hati
Nitrogen (7727-37-9)
14,01 Sesak nafas
Nitromethane (75-52-5) 20
61,04 Efek tiroid, iritasi saluran nafas atas;
Kerusakan di paru Ø Nitrogen dioksida (10102-44-0) 3
5
46,01 Iritasi saluran napas atas dan bawah p Nitrit oksida (10102- 43-9) 25
30,01 Hipoksia/sianosis;
Membentuk nitrosil HB p Nitrogen trifluorida (7783-54-2) 10
71,00 Kekurangan methemoglobin;
Kerusakan di hati dan ginjal Nitrogliserin (55-63- 00) 0,05
227,09 Vasodilatasi Ø p¢ p-Nitroklorobenzen (100-00-5) 0,1
157,56 Kekurangan methemoglobin Ø ¢ 2-Nitropropan (79-46- 9) 10
89,09 Kerusakan di hati;
Ca hati آ n-Nitrosodimetilamin (62-75-9)
74,08 Ca hati dan ginjal;
Kerusakan di hati p Nitrotoluen (88-72-2)
2
137,13 Kekurangan methemoglobin
Nitrotriklormetan (Lihat kloropikrin) 0,1
164,39 Iritasi mata; Edema paru Ø Nitrous oksida (10024- 97-2) 50
44,02 Gangguan sistem saraf pusat; Efek hematologi;
Kerusakan pada embrio/fetus
Nonan, semua isomer (111-84-2) 200
128,26 Gangguan sistem saraf pusat
Oil mist, mineral
5 (k)
(10)
Oksigen difuolrida (7783-41-7)
0,05
54,00 Sakit kepala;
Edema paru; Iritasi saluran pernafasan atas
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8 Ø 1 – Nitropropan (108-03-2) 25
89,09 Iritasi saluran pernafasan atas dan mata; Kerusakan di hati
Oktakloronaftalen (2234- 13-1)
0,1
0,3 403,74 Kerusakan pada hati
Oktan (111-65-9) 300
114,22 Iritasi saluran nafas atas
Osmium tetraoksida (20816-12-0) sebagai Os 0,00 02
0,0006
254,20 Iritasi mata,saluran nafas atas, dan kulit
Ozon (10028-15-6) Pekerja berat Pekerja sedang Pekerja keras Pekerja berat,sedang,dan keras(kurang atau sama dengan 2 jam)
0,05 0,08 0,10 0,20
48,00 Idem Idem Idem
Fungsi paru Idem Idem Idem
Parafin, uap lilin (8002-74-2)
2
Iritasi saluran nafas atas; Mual
Paraqu t (4685-14-7) debu total faksi respirabel
0,5 0,1
257,18 idem Kerusakan di paru Øp Parathion, Thiophas (56-38-2)
0,05
291,27 Penghambat kolinesterase
Partikulat polisiklik aromatic hirokarbon Lihat (Coal tar) 0,2
Kanker
Partikulat tidak terklasifikasi Partikulat inhalabel Partikulat respirabel
10 (e) 3(e)
Partikel-partikel pengganggu (Nuisance particulates)
Lihat partikel- partikel NOC (partikel tidak terklasifikasi) Pelarut karet (naftan) (8030-30-6) 400 1590
Pentaboran (19624-22- 7) 0,00 5
0,015
63,17 Konvulsi sistem saraf pusat;
Gangguan sistem saraf pusat
Pentaeritrtitol (115-77- 5)
10
136,15 Iritasi mata dan saluran nafas atas Øp Pentakloropenol, PCP (87-86-5)
0,5
266,35 Iritasi saluran nafas atas dan mata;
Gangguan sistem saraf pusat;
Gangguan jantung
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Pentakloronaftalen (1321-64-28)
0,5
300,40 Kerusakan di hati;
chloracne Ø Pentakloronitro benzen (82-68-8)
0,5
295,36 Kerusakan di hati Pentan (semua isomer) 600
72,15 Gangguan saraf tepi
2 - Pentanon (Lihat metil propel keton)
150
86.17 Mempengaruhi fungsi paru; Iritasi mata
Perak (silver) (7740-22-4) logam persenyawaan larut sebagai Ag
0,1 0,01
107.87 variatif
Argyria idem
Perfluoroisobutilen (382-21-8)
0,01
200,04 Iritasi saluran nafas atas;
Mempengaruhi hematologi Ø Perlit (93763-70-3)
10(e);
A4
Ø Persulfat Amonium (7727-54-0) Polasium (7727-21-1) Sodium (7775-27-1)
0,1 0,1 0,1
bervariasi Iritasi kulit p ¢ Perkloretilen (Tetrakloroetilen) (127-18-4) 25
100
165.80 Gangguan sistem saraf pusat
Perkloril fluoride (7616-94-6) 3
6
102,46 Iritasi saluran nafas atas dan bawah;
Kekurangan methemoglobin;
Fluorosis
Perklorometil merkaptan (594-42-3) 0,1
185,87 Iritasi mata dan saluran nafas atas
Petroleum distilat(Lihat Gasolin, Petroleum distilat, pelarut standard UM & P naftan)
Pindon (83-26-1)
0,1
230,35 Koagulasi
Ø Pikloram (1918-02-1)
10
241,48 Kerusakan di hati dan ginjal
Piperazin dihidroklorida (142-64- 3)
5
159,05 Iritasi mata dan kulit; Sensitisasi kulit; Asma
Piridin (110-86-1)
1
79,10 Iritasi kulit;
Kerusakan di hati dan ginjal
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8 Ø Piretrum (80003-34-7)
5
345 (rata- rata) Kerusakan di hati dan ginjal; Iritasi saluran nafas bawah
Pirokatekol
Lihat Katekol
2- Pivalil- 1,3 - Indandione
Lihat Pindon
Plaster dari Paris
Lihat Kalsium sulfat
Platina (7440-06-4) logam garam-garam terlarut sebagai Pt
1 0,002
195,09 variasi
Asma ; Iritasi saluran nafas atas
Poliklorodipenil (42 % chlorine) 53469-21-9
-- Poliklorodipenil (54 % chlorine) 11097-69-1
1
0,5
266.50
--
328.40 Kerusakan hati;
Iritasi mata;
Cloracne
Kerusakan hati;
Iritasi saluran nafas atas; Cloracne
Politetrafluororetilen
B1
Potasium hidroksida (1310-58-3)
2 56,10 Iritasi saluran nafas atas, mata dan kulit Propan (74-98-6)
Lihat gas-gas aliphatic hidrokarbon:
Alkana (C1-C4) آ Propan sulfon (1120- 71-4)
122,14 kanker
Propargil alkohol (107- 19-7) 1 2,3
56,06 Iritasi mata;
Kerusakan hati dan ginjal Ø¢ Beta – Propiolakton (57-57-8) 0,5
72,06 Kanker kulit dan iritasi saluran nafas atas
n- Propil alkohol (71- 23-8) 100
60,09 Iritasi mata dan saluran nafas atas;
Gangguan sistem saraf pusat
n- Propil asetat (109- 60-4) 200
250
102,13 Iritasi dan saluran nafas atas Ø Propilen (115-07-1) 500
42,08 Sesak nafas iritasi saluran nafas atas
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8 Ø ¢ Propilen diklorida (78- 87-5) 100
112,99 Iritasi saluran nafas atas; Efek terhadap berat badan آ Propilene imina (75- 55-8) 0,2
0,4
57,09 Iritasi saluran nafas atas; Kerusakan di ginjal Ø ¢ Propilen oksida (75-56- 9) 20 48;A3
58,08 Iritasi mata dan saluran nafas atas p Propilen glikol dinitrat (6423-43-4) 0,05
166,09 Sakit kepala;
Gangguan sistem saraf pusat
Propilen glikol monometil eter (107- 98-2) 100
150
90.12 Iritasi mata;
Gangguan sistem saraf pusat p n- Propil nitrat (627- 13-4) 25
40
105,09 Mual; Sakit kepala
Propin
Lihat Metil Asetilen آ Beta- Propiolakton (57- 57-8) 0,5
72,06 Iritasi saluran nafas atas Ø Propoxur, Aprocarb (114-26-1)
0,5
209,24 Penghambatan kolinesterase
Quinon (106-51-4) 0,1
108,09 Iritasi mata;
Kerusakan di kulit
RDX
Lihat siklonit Ø Resorsinol (108-46-3) 10;A 4 45;A4 20;A4 90;A4 110,11
Ø Ø
Ø
Rhodium (7440-16-6) Logam Garam-garam tidak larut sebagai Rh Garam-garam larut sebagai Rh
1;A4
1;A4
0,01;A 4
102,91
Bervarias i bervariasi
Ø Ronnel,Fenchlorphos (299-84-3)
10;A4
321,57
Rosin (8050-09-7)
NA Sensitizer, pemaparan serendah mungkin Ø Rotenon (83-79-4)
5;A4
391,41
Rouge
10 (e);
A4
Sayur, mist minyak
10
Selenium & Persenyawaan sebagai Se (77-82-49-2)
0,2
78,96
Semen Portland (65997-15-1)
10 (e)
-
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Selenium heksa fluoride (7783-79-1) sebagai Se 0,05 0,16
192,96
Sellulosa (9004-34-6)
10
Sesium hidroksida (21351-79-1)
2
149,92
Ø Seson (136-78-7)
10;A4
309,13
Sianida asam dan garam sebagai CN Asam sianida (74-90-8) Kalsium sianida (592-01-8) Kalsium sianida (151-50-8) Natrium sianida (143-33-9)
T 4,7
T 5
T 5
T 5
T 5
Kulit
Kulit
Kulit
Kulit
Sianamid (420-04-21)
2
42,04
Sianogen (460-19-5) 10 21
52,04
Sianogen klorida (506- 77-4)
T 0,3 T 0,75 61,48
Ø Siheksatin (13121-70- 5)
5;A4
Sikloheksan (110-82-7) 300 1030
84,16
Sikloheksanol (108-93- 0) 50 206
100,16 Kulit Ø Sikloheksanon (108- 94-1) 25;A 4 100;A 4
98,14 Kulit
Sikloheksen (110-83-8) 300 1010
82,14
Ø Sikloheksilamin (108- 91-8) 10;A 4 41;A4
99,17
Siklonit (121-82-4)
(1,5)
222,26 Kulit
Siklopentadien (542- 92-7) 75 203
66,10
Siklopentan (287-92-3) 600 1720
70,13
Silika – Amorf Diatomaseous Earth Uncalcined ) (61790-53-2) Partikel inhalebel Partikel respirabel Prespitad silica (112926-00-8) Uap silica (69012-64- 2)
10 (e) 3 (e) 10
2(j)
¢ Silika, fused (60676- 86-0)
0,1 (j)
Silika, gel (11292-00- 8)
10
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8 ¢
Silika – kristalin Kristabalit (14464-46- 1) Kwarsa (14808-60-7) Tridimid (15468-32-3) Tripoli (1317-95-9)
0,05 (j)
0,1 (j) 0,05 (j) 0,1 (j)
60,09 Mengandung kwarsa respiable
Silikon (7440-21-3)
10 (e)
Ø Silikon karbida (409- 21-2)
10 (e), A4
40,10
Silikon tetrahidrida (7803-62-5) 5 6,6
32,12
Silan
Lihat silikontetrahidrit
Soap stone Debu inhalabel Debu respirabel
6 (e) 3 (j)
-
Ø Sodium ajid (26628-22-8) Sebagai sodium ajid
Sebagai uap asam hidrazoik
T 0,11;A 4
T 0,29;A 4 65,02
Ø Sodium bisulfit (7631- 90-5)
5;A4
104,07
Sodium 2,4 dikloro fenoksietil sulfat
Lihat seson
Sodium fluoro asetat (62-74-8)
0,05
100,02 Kulit
Sodium hidroksida (1310-73-2)
T 2 40,01
Ø Sodium metabisulfit (7681-57-4)
5;A4
190,13
Ø Starch (Kanji) (9005- 25-8)
10;A4
-
Ø Stearat
10;A4
Bervarias i
Systoks
Lihat demeton
Stibin (7803-52-3) 0,1 0,51
¢ p Stiren monomor (100- 42-5)
(50)
(213)
(100)
(426) 104,16 Kulit
Strikhnin (57-24-9)
0,15
334,40
Stoddard, pelarut (8052-41-3) 100 525
140,00
Strontium kromat (7789-06-2)
0,0005 ;A2
203,61 Sebagai Cr
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Subtililsin (1395-21-7)
T.
0,0000 6(m) - 100 % kristal enzim murni Ø Sukrose (57-50-1)
10;A4
342,30
Sulfometuron metal (74222-97-2)
5;A4
364,38
Sulfotep (3689-24-5)
0,2;A2
322,30 Kulit Ø Sulfur dioksida (7446- 09-5)
-
0,25;A 4 64,07 Gangguan fungsi paru
Sulfur heksafluorida (2551-62-4) 1000 5970
146,07
Sulfuril fluoride (2699- 79-8) 5 21 10 42 102,07
Sulfur monoklorida (10025-67-9)
T 1 T. 5,5 135,03
Sulfur pentafluorida (5714-22-7)
T. 0,1 T.
0,10 254,11
Sulfur tetrafluorida (7783-60-0)
T. 0,1 T.
0,44 -
Ø Sulprofos (35400-43-2)
1;A4
322,43
Ø 2,4,5T (Triklor phenoxy acetic acid) (93-76-5
10;A4
255,49
Talk tidak mengandung serat asbes (14807-96- 6)
2 (j) A4
¢ Talk (mengandung serat asbes)
Mema -kai NAB asbes
-
Tantalum, oksida dan logam debu (7440-25- 7) sebagai Ta
5
TEDP
Lihat sulfotep p TEPP (107-49-3) 0,00 4 0,047
290,20 Kulit
Teflon
Lihat Politetra fluoroetilen
Tellurium dan persenyawaan sebagai Te (13494-80-9)
0.1
127,60
Tellurium heksofluorida sebagai Te (7783-80-4)
0.02
0.1
241,61
p Temefos (3383-96-8)
10
466,46
Tembakau
Lihat Nikotin
Ter batubara (benzene, antrasen,fenantren,akri din, krisen,piren)
Lihat koal, tar
Terfenil (26140-60-3)
T 0.53 T 5 230,31
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Terpentin (8006-64-2) 100 556
Ø Tetra etil timah hitam sebagai Pb (78-00-2)
0.1 (o).A4
267,33 Kulit
Tetra hidrofuran (109- 99-90) 200 590 250 737 72,10
1,1,2,2 tetra bromo etana (79-27-6) 0,1
345,7 Iritasi mata, infeksi saluran pernafasan atas, odem paru, kerusakan hati
1.1.2.2-Tetrakloro-1.2- difluoretan (76-12-0) 500 4170
203,83
1.1.1.2-Tetrakloro-2.2- difluoretan (76-11-9) 500 4170
203,83
Ø¢
1.1.2.2- tetrakloroetan (79-34-5) 1;A4
167,86 Kulit
Tetrakloroetilen
165,80 Lihat Perkloroetilen
Tetraklorometan
Lihat Karbon tetraklorida
Tetrakloronaftalen (1335-88-2)
2
265,96
Tetrametil suksinonitril (333-52-6)
0.5
2.8
136,20 Kulit Tetrametil timah hitam (75-74-1) sebagai Pb
0.15 (o)
267,33 Kulit Ø Tetranitrometan (509- 14-8)
0.00 5;A3
0.04;A 3
196,04
Tetrasodium pirofosfat (7722-88-5)
5
Tetril (479-45-8)
1.5
287,15
Thallium (7440-28- 0)logam dan persenyawaan larut sebagai TI
0.1
204,37 Bervarias i Kulit Ø
4.4 Tiobis (6-tert-butil- m-kresol) (96-69-5)
10;A4
358,52
Ø Thiram,Thiram (137- 26-8)
1;A4
240,44
p¢ Timah hitam,logam dan persenyawaan anorganik sebagai Pb (7439-92-1)
0.05;A 3
¢ Timah hitam arsenat sebagai Pb3 (AsO4)2 (7784-40-9)
0.15
¢ Timah hitam kromat (7758-97-6)sebagai Pb sebagai Cr
0.05;A 2
0.012;
A2
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Timah putih (7440-31- 5) Logam Oksida dan persenyawaan anorganik (kecuali,Sn H4,sebagai Sn) Persenyawaan organic Sn
2
2
0.1;A4
Kulit
Timbal arsenat
Lihat timah hitam arsenat, reproduksi
Tionil klorida (7719- 09-7)
T1 T4,9 118,98
Ø ¢ Titanium dioksida (13463-67-7)
10;A4
79,90
1.2.4-Trikloro benzene (120-82-1)
T5 T37 181,46
Ø Trikloro fluoro metan (75-69-4)
T 1000;
A4 T5620 ;A4 137,38
Trikloro nitro metan
Lihat kloropikrin آ
1.2.3-Trikloro propan (96-18-4) 10;A 3 60;A3
147,43 Kulit Ø
1.1.2-Trikloro – 1.2.2 - Trifluoroetan (76-13-1) 1000 ;A4 7670;
A4 1250;
A4 9590;
A4 187,40
Trisiklohexiltin hidrosida
Lihat seheksatin
Tridimit
Lihat silica kristalin
Trietanolamin (102-71- 6)
5
149,22
Trimetilik anhidrid (552-30-3)
T0,04 192,12
Trimetilamin (75-50-3) 5 12 15 36 101,19
Trimetil fosfit (121-45- 9) 2 10
124,08
Tripoli
Lihat silica kristalin
Toxaphene
Lihat Khlorinated camfen Ø Toluen (108-88-3) 50;A 4 188;A 4
92,13 Kulit
Ø ¢ Toluen -2.4 – diisosianat (584-84-9)
0.00 5;A4
0.036;
A4
0.02;A 4
0.14;A 4 174,15
Ø¢ o – Tolidin (119-93-7) A3 A3
Kulit Ø p¢ o – Toluidin (95-53-4) 2;A3
8.8;A3
107,15 Kulit Øp m – Toluidin (108-44- 1) 2;A4
8.8;A4
107,15 Kulit Ø p¢ p- Toluidin (106-49-0) 2;A3 8,8;A3
107,15 Kulit
Toluol
Lihat Toluena
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8
Tributil fosfat (126-73- 8) 0,2 2,2
266,32
Trietilamin (121-44-8) 1;A4 4,1;A4 3,A4 12,A4 101,19 Kulit Ø Trifenil fosfat (115-86- 6)
3;A4
Trifluorobromometan ( 75-63-8) 1000 6090
148,92
1,1,1 - Trikloroetan
Lihat Metilkloroform Ø¢ 1,1,2 – Trikloretan (79- 00-5) 10;A 4 55;A4
p ¢ Trikloroetilen (79-01- 6) 50;A 5 269;A 5 100,A 5 573;A 5
Triklorometan
Lihat kloroform
Trikloronaftalen (1321- 65-9)
5
Kulit
Trimetilbenzen (25551- 13-7) 25 123
120,19
2,4,6 – Trinitrofenol metilnitramin
Lihat Tetril ¢ 2,4,6Trinitrotoluen (TNT) (118-96-7)
(0,5)
227,13 Kulit
Trifenil amin (603-34- 9)
5
Triortokresilfosfat (78- 30-8)
0,1;A4
368,37
Tungsten dan persenyawaannya (7440-33-7) sebagai W Larut tidak larut
1 5
183,85 Bervarias i
Ø ¢ Uranium (7440-61-1) (persenyawaan larut dan tidak larut sebagai U)
0,2;A1
0,6;A1 238,03 Bervarias i
Øp Vanadium Pentoksida (V205) sebagai C205 (1314-62-1) respirabel atau uap logam
0,05;A 4
181,88
n- Valeraldehid (110- 62-3) 50 176
86,13
Ø ¢ Viniliden klorida (75- 35-4) 5;A3 20;A3 20;A3 79;A3 106,96
Vinil asetat (108-05-4) 10;A 3 35;A3 15;A3 53;A3 86,09
Vinil benzen
Lihat striren ¢ Vinil bromida (593-60- 2) 5;A2 22;A2
106,96
¢ Vinil klorida (75-01-4) 5;A1 13;A1
62,50
Vinil sianida
Lihat Akrilonitril
Notas i NAMA BAHAN KIMIA DAN NOMOR CAS NAB PSD/KTD Berat Molekul (BM) Keterangan BDS Mg/m3 BDS Mg/m3 1 2 3 4 5 6 7 8 Ø Vinil toluen (25013-15- 4) 50;A 4 242;A 4 100;A 4 483;A 4 118,18
Ø 4 – Vinil sikloheksen (100-40-3) 0,1;
A3 0,44;A 3
108,18 Kulit آ Vinil sikloheksen dioksida (106-87-6)
0,1;
A3 0,57;A 3
140,18 Kulit Ø VM & P Nafta (8032- 32-4) 300;
A5 1370;
A3
Warfarin, (81-81-2)
0,1
308,32
Øp Xilen (1330-20-7) (0,m,p-isomer) 100;
A4 434;A 4 150;A 4 651;A 4 106,16 Reproduksi
m-Xilen (1477-55-0)
T 0,1 136,20 Kulit; Reproduksi
Øp Xilidin (1300-73-8) 0,5;
A3 2,5;A3
121,18 Kulit
Yodium
Lihat Iodin
Yitrium (7440-65-5) logam persenyawaan Y
1
88,91
Ø Zirkonium dan persenyawaannya sebagai Zn (7440-67-7)
5;A4 10;A4
91,22
Zink klorida (7646-85- 7)
1
2 136,29 Uap
Zink kromat (13530- 65-9); sebagai Zn.
0,01;A 1
Bervarias i
Zink oksida (1314-13- 2) Uap, Debu
5 10 (e)
81,37
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal
MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA,
Drs.H.A.MUHAIMIN ISKANDAR, M.Si.