Langsung ke konten utama
Skip to main content

Correct Article 6

PERMEN Nomor 13 Tahun 2024 | Peraturan Menteri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kontrak Bagi Hasil Gross Split

Source PDF
100%
Pg. 1
Pg. 1
Current Text
(1) Untuk ketentuan-ketentuan pokok pengusahaan Minyak dan Gas Bumi Konvensional pada Kontrak Bagi Hasil Gross Split sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 huruf a, besaran bagi hasil ditetapkan untuk setiap rencana pengembangan lapangan atau lapangan-lapangan berdasarkan bagi hasil awal (base split) yang disesuaikan dengan komponen variabel dan komponen progresif. (2) Besaran bagi hasil sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan pada saat persetujuan rencana pengembangan lapangan atau lapangan-lapangan. (3) Untuk Wilayah Kerja yang: a. berasal dari perpanjangan Kontrak Kerja Sama atau alih kelola Wilayah Kerja yang akan berakhir Kontrak Kerja Samanya atau Wilayah Kerja yang akan berakhir Kontrak Kerja Samanya dan akan dilelang; dan b. mempunyai lapangan eksisting yang sedang berproduksi, besaran bagi hasil untuk lapangan eksisting dapat ditetapkan berdasarkan bagi hasil awal (base split) yang disesuaikan dengan komponen variabel dan komponen progresif. (4) Penetapan bentuk dan ketentuan-ketentuan pokok Kontrak Kerja Sama pada Wilayah Kerja yang berasal dari: a. perpanjangan Kontrak Kerja Sama; b. alih kelola Wilayah Kerja yang akan berakhir Kontrak Kerja Samanya; atau c. Wilayah Kerja yang akan berakhir Kontrak Kerja Samanya dan akan dilelang, dan mempunyai lapangan eksisting yang sedang berproduksi, berlaku sebagai pernyataan komersialitas seluruh Wilayah Kerja. (5) Besaran bagi hasil sebagaimana dimaksud pada ayat (3) ditetapkan pada saat penetapan: a. perpanjangan Kontrak Kerja Sama; b. pengelolaan Wilayah Kerja untuk Kontrak Kerja Sama yang akan berakhir; atau c. bentuk dan ketentuan-ketentuan pokok Kontrak Kerja Sama atas Wilayah Kerja yang akan berakhir Kontrak Kerja Samanya dan akan dilelang. (6) Komponen variabel sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (3) terdiri atas: a. jumlah cadangan; b. lokasi lapangan; dan c. ketersediaan infrastruktur. (7) Komponen progresif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (3) terdiri atas: a. harga Minyak Bumi; dan b. harga Gas Bumi.
Your Correction