Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan:
1. Daerah adalah Kota Malang.
2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Kota Malang.
3. Walikota adalah Walikota Malang.
4. Dinas Pendidikan adalah Dinas Pendidikan Kota Malang.
5. Dewan Pen didikan Kota Malan g yan g selan ju tn ya disebu t Dewan Pen didikan adalah lem baga m an diri yan g beran ggotakan berbagai u n su r masyarakat yang peduli pendidikan.
6. Kom ite Sekolah / Madrasah adalah lem baga m an diri yan g beran ggotakan oran g tu a/ wali peserta didik, kom u n itas sekolah serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan.
7. Pen didikan adalah u sah a sadar dan teren can a u n tu k m ewu ju dkan su asan a belajar dan proses pem belajaran agar peserta didik secara aktif m en gem ban gkan poten si dirin ya u n tu k m em iliki keku atan spiritu al keagam aan , pen gen dalian diri, kepribadian , kecerdasan , akh lak m u lia serta keteram pilan yan g diperlu kan dirin ya, m asyarakat, ban gsa dan negara.
8. Satu an Pen didikan adalah kelom pok layan an pen didikan yan g m en yelen ggarakan pen didikan pada jalu r form al, n on form al dan in form al pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.
9. Baku Mu tu Pen didikan adalah terpen u h in ya 8 (delapan ) stan dar pen didikan n asion al yan g diarah kan u n tu k pen gu atan , pen gayaan , pen gem ban gan dan perlu asan yan g m en caku p kon teks, m asu kan , proses, keluaran dan manfaat pendidikan.
10. Wajib Belajar adalah program pen didikan m in im al yan g h aru s diiku ti oleh Warga Negara In don esia atas tan ggu n gjawab Pem erin tah dan Pemerintah Daerah.
11. Ku riku lu m adalah seperan gkat ren can a dan pen gatu ran m en gen ai tu ju an , isi, dan bah an pelajaran serta cara yan g digu n akan sebagai pedom an pen yelen ggaraan kegiatan pem belajaran u n tu k m en capai tujuan pendidikan tertentu.
12. Ku riku lu m Nasion al adalah ren can a strategi, program , pen galam an belajar dan bah an belajar yan g berorien tasi kepada kepen tin gan dan berlaku secara nasional.
13. Mu atan Lokal adalah ren can a, strategi, program , pen galam an belajar dan bah an belajar yan g ditetapkan berdasarkan kebu tu h an belajar kh u su s masyarakat Kota Malang.
14. Penyelenggara Pen didikan adalah Pem erin tah , Pem erin tah Daerah , atau masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan.
15. Pen gelolaan pen didikan adalah pen gatu ran kewen an gan dalam pen yelen ggaraan sistem pen didikan n asion al oleh pem erin tah daerah , pen yelen ggara pen didikan yan g didirikan m asyarakat, dan satu an pen didikan agar proses pen didikan dapat berlan gsu n g sesu ai den gan tujuan pendidikan.
16. Peserta Didik adalah an ggota m asyarakat yan g beru sah a m en gem ban gkan poten si diri m elalu i proses pem belajaran yan g tersedia pada jalur, jenjang dan jenis pendidikan tertentu.
17. Pen didik adalah ten aga kepen didikan yan g berku alifikasi sebagai gu ru , pamong belajar, tutor, instruktur, fasilitator dan sebutan lain yang sesuai den gan kekh u su san n ya serta berpartisipasi dalam pen yelen ggaraan pendidikan.
18. Ten aga Kepen didikan adalah seseoran g yan g dian gkat u n tu k m en u n jan g pen yelen ggaraan pen didikan yan g m elipu ti pen gelola satu an pen didik, pen ilik, pen gawas, pen eliti, pen gem ban g, pu stakawan , laboran , tekn isi su m ber belajar dan / atau sebu tan lain yan g sesu ai den gan kekhususannya.
19. Oran g Tu a adalah oran g tu a dari peserta didik yan g m en erim a layan an pendidikan dari satuan pendidikan yang diselenggarakan di Kota Malang.
20. Warga Masyarakat adalah pen du du k Kota Malan g atau pen du du k lu ar Kota Malang atau warga negara asing yang tinggal di Kota Malang.
21. Masyarakat adalah kelom pok warga n egara In don esia n on pem erin tah yan g m em pu n yai perh atian dan kepedu lian dalam pen yelen ggaraan pendidikan.
22. Pen didikan berbasis m asyarakat adalah pen yelen ggara pen didikan berdasarkan kekh asan agam a, sosial, bu daya, aspirasi, dan poten si m asyarakat sebagai perwu ju dan pen didikan dari, oleh , dan u n tu k masyarakat.
23. Stan dar Nasion al Pen didikan adalah kriteria m in im al ten tan g sistem pen didikan di selu ru h wilayah h u ku m Negara Kesatu an Repu blik INDONESIA yang meliputi standar kompetensi lulusan, isi, proses, pendidik dan ten aga kepen didikan , saran a dan prasaran a, pem biayaan , pengelolaan dan penilaian.
24. Pen didikan An ak Usia Din i adalah su atu u paya pem bin aan yan g ditu ju kan kepada an ak sejak lah ir sam pai den gan u sia en am tah u n yan g dilaku kan m elalu i pem berian ran gsan gan pen didikan u n tu k m em ban tu pertu m bu h an dan perkem ban gan jasm an i dan roh an i agar an ak m em iliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
25. Pen didikan Dasar adalah jen jan g pen didikan yan g m elan dasi pen didikan m en en gah yan g berben tu k Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau ben tu k lain yan g sederajat serta Sekolah Men en gah Pertam a (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) atau bentuk lain yang sederajat.
26. Pen didikan Men en gah adalah jen jan g pen didikan lan ju tan pen didikan dasar yan g berben tu k Sekolah Men en gah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Men en gah Keju ru an (SMK) dan Madrasah Aliyah Keju ru an (MAK) atau bentuk lain yang sederajat.
27. Pen didikan Form al adalah jalu r pen didikan yan g terstru ktu r dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.
28. Pen didikan Non form al adalah jalu r pen didikan di lu ar pen didikan form al yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang.
29. Pendidikan Informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan.
30. Pen didikan Kh u su s adalah pen didikan bagi peserta didik yan g m em iliki tin gkat kesu litan dalam m en giku ti proses pem belajaran karen a kelain an fisik, em osion al, m en tal, sosial dan / atau m em iliki poten si kecerdasan dan bakat istimewa.
31. Akreditasi adalah kegiatan pen ilaian kelayakan program dalam satu an pendidikan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
32. Sertifikasi Pen didik dalam jabatan adalah proses pem berian sertifikat pendidik untuk guru dalam jabatan.
33. Pen didikan Asin g adalah satu an pen didikan yan g didirikan dan diselen ggarakan oleh pih ak asin g dan berkedu du kan di wilayah Kota Malang.
34. Evalu asi Pen didikan adalah kegiatan pen gen dalian , pen jam in an , dan pen etapan m u tu pen didikan terh adap berbagai kom pon en pen didikan pada setiap jalu r, jen jan g, dan jen is pen didikan sebagai bentuk pertanggungjawaban penyelenggaraan pendidikan.
35. Pendidikan Sistem Terbu ka adalah sistem pen didikan yan g pen yelen ggaraan n ya dilaksan akan m elalu i berbagai m etode dan ben tu k pem belajaran yan g disederh an akan tetapi tidak m en yim pan g dari tu ju an penyelenggaraan pendidikan.
36. Biaya personal peserta didik adalah biaya-biaya yan g h aru s dikelu arkan oleh peserta didik u n tu k m en u n jan g pelaksan aan pen didikan n ya dilu ar biaya pen yelen ggaraan pen didikan yan g dibeban kan oleh satu an pendidikan.
(1) Pen didik atau sebu tan lain yan g sesu ai, dalam m elaksan akan tu gasn ya berhak:
a. m en dapatkan prom osi dan pen gh argaan sesu ai den gan tu gas dan prestasi kerja;
b. m em peroleh perlin du n gan dalam m elaksan akan tu gas dan h ak atas kekayaan intelektual;
c. memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi;
d. m em peroleh dan m em an faatkan saran a dan prasaran a pem belajaran untuk menunjang kelancaran tugasnya;
e. m em iliki kebebasan dalam m em berikan pen ilaian dan iku t menentukan kelulusan, penghargaan, dan/atau sanksi kepada peserta didik sesu ai den gan kaidah pen didikan , kode etik, dan keten tu an peraturan perundang-undangan;
f. m em peroleh rasa am an dan jam in an keselam atan dalam melaksanakan tugas;
g. m em iliki kebebasan u n tu k berserikat dalam organ isasi profesi dan / atau organ isasi lain selam a tidak m en ggan ggu tu gas dan kewajiban n ya dan bu kan yan g dilaran g m en u ru t peratu ran perundang-undangan;
h. mempunyai kesem patan u n tu k berperan dalam pen en tu an kebijakan pendidikan;
i. m em peroleh kesem patan u n tu k m en gem ban gkan dan m en in gkatkan kualifikasi akademik dan kompetensi;
j. m en du du ki jabatan stru ktu ral di satu an pen didikan sesu ai den gan tatacara dan persyaratan yang ditetapkan; dan
k. memperoleh pelatihan dan pengembangan profesi dalam bidangnya.
(2) Dalam melaksanakan tugasnya, guru atau sebutan lain wajib:
a. merencanakan pem belajaran , m elaksan akan proses pem belajaran dalam rangka mewujudkan pelaksanaan belajar yang bermutu;
b. mengevaluasi dan memberi penilaian terhadap hasil pembelajaran;
c. memberikan teladan dan menjaga nama baik lembaga dan profesi;
d. m en in gkatkan dan m en gem ban gkan ku alifikasi akadem ik dan kom peten si secara berkelan ju tan sejalan den gan pen gem ban gan ilm u pengetahuan, teknologi, dan seni;
e. m em otivasi peserta didik m elaksan akan waktu belajar di lu ar jam sekolah;
f. m em berikan keteladan an dan m en ciptakan bu daya m em baca dan budaya belajar;
g. bertin dak obyektif dan tidak diskrim in atif atas dasar pertim ban gan jen is kelam in , agam a, su ku , ras, dan kon disi fisik terten tu atau latar belakan g kelu arga, dan statu s sosial ekon om i peserta didik dalam pembelajaran;
h. menjunjung tin ggi peratu ran peru n dan g-u n dan gan , kode etik gu ru serta nilai-nilai agama, dan etika;
i. memelihara dan memupuk persatuan dan kesatuan;
j. m elaksan akan dan m en gerjakan tu gas profesi selam a h ari efektif sekolah dan m elaksan akan tu gas-tu gas lain sesu ai den gan situ asi dan kondisi sekolah.