Correct Article 82
PERDA Nomor 1 Tahun 2020 | Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2020 tentang PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN SRAGEN NOMOR 11TAHUN 2011 TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAHKABUPATEN SRAGEN TAHUN 2011-2031
Current Text
Arahan perwujudan sistem jaringan transportasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 79 huruf c dilakukan melalui program:
a. Program penyelenggaraan jalan terdiri atas:
1. Penyelenggaraan jalan nasional meliputi:
a) Ruas jalan Palur - Batas Kota Sragen;
b) Ruas jalan Lingkar Utara Barat dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan aspek kebencanaan;
c) Ruas jalan Dr. Sutomo dan jalan S. Parman dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan aspek kebencanaan;
d) Ruas jalan Lingkar Utara Timur dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan aspek kebencanaan;
e) Ruas jalan batas Kota Sragen - Mantingan (Batas Prov. Jatim);
f) pengembangan jalan Tol ruas jalan Solo – Ngawi; dan g) Rencana ruas jalan lingkar selatan Sragen.
2. Penyelenggaraan jalan provinsi meliputi:
a) ruas jalan Surakarta – Gemolong – Geyer / Bts. Kab. Grobogan;
b) ruas jalan Sidoharjo – Gabugan – Gemolong;
c) ruas jalan Gemolong – Andong / Bts. Kab. Boyolali;
d) ruan jalan Sukowati;
e) ruas jalan Sragen – Batujamus / Bts. Karanganyar;
f) ruas jalan Galeh – Ngrampal; dan g) ruas jalan lingkar Kawasan Perkotaan Gemolong dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan aspek kebencanaan.
3. Penyelenggaraan jalan kabupaten yang meliputi:
a. Jalan kolektor primer jkp-4 meliputi:
Ruas jalan Grompol – Sepat – Jirapan – Batujamus.
b. Jalan lokal primer terdiri atas a) ruas jalan Masaran-Plupuh-Gemolong;
b) ruas jalan Sambungmacan-Jenar-Tangen-Gesi-Sukodono- Mondokan-Sumberlawang;
c) ruas jalan Plumbungan-Kedawung-Sambirejo;
d) ruang jalan Kedawung – Dulang;
e) ruas jalan Bener – Wareg;
f) ruas jalan Grompol – Sidokerto;
g) ruas jalan Brumbung - Sambirejo – Pungsari – Kalicemoro;
h) ruas jalan Dari – Pungsari – Sangiran – Kalijambe;
i) ruas jalan Kalijambe – Trobayan – Klayutan;
j) ruas jalan Ngebuk – Miri – Doyong;
k) Ruas jalan Bantar – Sambirejo – Musuk;
l) Ruas jalan Masaran – Pucuk – Tompe;
m) Ruas jalan Gabugan – Mondokan;
n) Ruas jalan Kalikobok – Bendo – Sukodono;
o) Ruas jalan Ahmad Yani;
p) Ruas jalan Letjend Sutoyo;
q) Ruas jalan Jl. Hos Cokro Aminoto;
r) Ruas Jalan Teguhan – Madiun;
s) Ruas Jalan Margoasri – Ngablak;
t) Ruas jalan Tangkil – Prayunan – Gesi;
u) Ruas jalan Prayunan – Jati Tengah – Bendo;
v) Ruas jalan Made – Jatisumo;
w) Ruas jalan Tunjungan – Gondang – Tunggul – Winong;
x) Ruas jalan Banaran – Gringging – Gondang;
y) Ruas jalan Sambirejo – Sambi – Jambean – Sukorejo;
z) Ruas jalan ruas jalan Jenar – Banyurip;
aa) Ruas jalan Sumberlawang- Ngargotirto - Boyolayar – Batas Grobogan;
bb) Ruas jalan Mondokan – Gemantar – Jurangnongo;
cc) Ruas Jalan Gambiran – Saradan – Wonorejo – Mlokolegi – Jambangan;
dd) Ruas jalan Nguwer – Gebang – Cungul;
ee) Ruas jalan Dr. Sutomo;
ff) Ruas jalan Mayor Suharto;
gg) Ruas jalan Bejingan – Kembangan;
hh) Ruas jalan Bener – Wareg;
ii) Ruas jalan Gabugan – Gading;
jj) Ruas jalan Karangjati – Kepoh/Batas Boyolali;
kk) Ruas jalan Kauman – Cungkul; dan ll) Ruas jalan Nglangon – Tangkil.
c. Penyelenggaraan Ruas jalan kabupaten di luar jalan lokal primer.
4. Penyelenggaraan jalan desa
b. Pembangunan rest area.
c. Program penyelenggaraan lalu-lintas dan angkutan jalan, meliputi:
1. pembangunan terminal penumpang Tipe A berada di Kecamatan Sidoharjo;
2. peningkatan dan pengembangan terminal penumpang tipe B di Kecamatan Ngrampal;
3. Pembangunan/ Peningkatan/ Pengembangan/ pemeliharaan terminal penumpang Tipe C meliputi:
1) Kecamatan Sragen;
2) Kecamatan Gemolong;
3) Kecamatan Plupuh;
4) Kecamatan Tanon;
5) Kecamatan Gondang;
6) Kecamatan Sumberlawang;
7) Kecamatan Kedawung;
8) Kecamatan Jenar;
9) Kecamatan Tangen;
10) Kecamatan Kalijambe;
11) Kecamatan Sukodono;
12) Sub Terminal Agrobisnis di Kecamatan Sambirejo; dan 13) Sub Terminal Agrobisnis di Kecamatan Miri.
d. perwujudan sistem prasarana jembatan meliputi:
1. Jembatan Butuh di Kecamatan Masaran;
2. Jembatan Pilangsari – Pelemgadung di Kecamatan Ngrampal- Karangmalang;
3. Jembatan Jatitengah – Pilangsari di Kecamatan Sukodono-Gesi;
4. Jembatan Gesi – Poleng di Kecamatan Gesi;
5. Jembatan Kalijambe – Sangiran di Kecamatan Kalijambe;
6. Jembatan Bejingandi Kecamatan Masaran;
7. Jembatan Klayutandi Kecamatan Miri;
8. Jembatan Gedongan – Makam Butuh, di Kecamatan Pupuh – Masaran;
9. Jembatan Ganevo di Kecamatan Tangen;
10. rencana pengembangan fly over / underpass di ruas jalan Joko Tingkir;
11. pembangunan fly over / underpass di jalan Jetak;
12. pembangunan fly over / underpass di jalan Hos Cokro Aminoto; dan
13. pembangunanfly over / underpass di wilayah Kalijambe, Gemolong dan Sumberlawang.
e. perwujudan sistem prasarana transportasi kereta api dilakukan melalui program pengelolaan perkeretaapian, yaitu berupa:
1. pengembangan double track jalur Madiun – Solo;
2. pengembangan double track jalur Semarang – Solo;
3. pengamanan sempadan dan perlintasan kereta api;
4. pengembangan stasiun kereta api penumpang; dan
5. pembangunan stasiun kereta api barang berupa stasiun barang/ dryport di Kecamatan Masaran.
f. Perwujudan sistem jaringan prasarana transportasi sungai, danau dan penyeberangan dilakukan melalui program pengelolaan pelayaran, yaitu berupa:
1. pengembangan dan peningkatan dermaga penyeberangan Waduk Kedung Ombo; dan
2. peningkatan sarana penyeberangan.
80. Ketentuan Pasal 83 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut:
Your Correction
