Langsung ke konten utama
Skip to main content

Correct Article 3

PERDA Nomor 8 Tahun 2015 | Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2015 tentang PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAHKABUPATEN PURWAKARTA NOMOR 5 TAHUN2014 TENTANG ANGGARAN PENDAPATAN DANBELANJA DAERAH KABUPATEN PURWAKARTATAHUN ANGGARAN 2015

Source PDF
100%
Pg. 1
Pg. 1
Current Text
(1) Pendapatan Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf a terdiri dari : a. Pendapatan Asli Daerah 1. Semula Rp. 636.943.075.006,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 16.112.779.825,- Jumlah Pendapatan Asli Daerah setelah Perubahan Rp. 653.055.854.831,- b. Dana Perimbangan 1. Semula Rp.933.727.152.371,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 19.594.747.990,- Jumlah Dana Perimbangan setelah Perubahan Rp.953.321.900.361,- c. Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah 1. Semula Rp.406.253.180.675,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 83.453.119.046,- Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah setelah Perubahan Rp.489.706.299.721,- (2) Pendapatan Asli Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari jenis Pendapatan : a. Pajak Daerah 1. Semula Rp. 494.802.964.006,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 611.789.938,- Jumlah Pajak Daerah setelah Perubahan Rp.495.414.753.944,- xx b. Retribusi Daerah 1. Semula Rp. 41.022.004.000,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. (5000.000,-) Jumlah Retribusi Daerah yang Sah setelah Perubahan Rp. 41.017.004.000,- c. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan 1. Semula Rp. 4.765.217.000,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. (611.789.938,-) Jumlah Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan setelah Perubahan Rp. 4.153.427.062,- d. Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah 1. Semula Rp. 96.352.890.000,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 16.117.779.825,- Jumlah Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah setelah Perubahan Rp.112.470.669.825,- (3) Dana Perimbangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari jenis Pendapatan: a. Dana Bagi Hasil 1. Semula Rp. 100.328.938.371,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 923.147.990,- Jumlah Dana Bagi Hasil setelah Perubahan Rp. 101.252.086.361,- b. Dana Alokasi Umum 1. Semula Rp.808.114.494.000,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 0,- Jumlah Dana Alokasi Umum setelah Perubahan Rp.808.114.494.000,- c. Dana Alokasi Khusus 1. Semula Rp 25.283.720.000,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 18.671.600.000,- Jumlah Dana Alokasi Khusus setelah Perubahan Rp.43.955.320.000,- xxi d. Tambahan Dana Alokasi Umum 1. Semula Rp. 0,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 0,- Jumlah Tambahan DAU setelah Perubahan Rp. 0,- (4) Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebagaimana dimaksud pada ayat(1) huruf c terdiri dari jenis Pendapatan : a. Pendapatan Hibah 1. Semula Rp. 1.755.232.000,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 0,- Jumlah Hibah setelah Perubahan Rp. 1.755.232.000,- b. Dana Darurat 1. Semula Rp. 0,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 0,- Jumlah Dana Darurat setelah Perubahan Rp. 0,- c. Dana Bagi Hasil Pajak 1. Semula Rp.135.336.102.439,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 11.914.062.882,- Jumlah Dana Bagi Hasil Pajak setelah Perubahan Rp.147.250.165.321,- d. Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus 1. Semula Rp.269.161.846.236,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 14.231.740.764,- Jumlah Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus setelah Perubahan Rp.283.393.587.000,- e. Bantuan Keuangan dari Provinsi atau dari Pemerintah Daerah lainnya 1. Semula Rp. 0,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 57.307.315.400,- Jumlah Bantuan keuangan dari Provinsi atau dari Pemerintah Daerah lainnya setelah Perubahan Rp. 57.307.315.400,- 3. Ketentuan Pasal 4 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut : xxii Pasal 4 (1) Belanja Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf b terdiri dari : a. Belanja Tidak Langsung 1. Semula Rp.1.156.665.935.997,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. (5.492.366.003,-) Jumlah Belanja Tidak Langsung setelah Perubahan Rp1.151.173.569.994,- b. Belanja Langsung 1. Semula Rp. 822.757.472.055,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 135.309.237.740,- Jumlah Belanja Langsung setelah Perubahan Rp 958.066.709.795,- (2) Belanja Tidak Langsung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri dari jenis Belanja : a. Belanja Pegawai 1. Semula Rp.955.762.377.946,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp.(31.443.064.807,-) Jumlah Belanja Pegawai setelah Perubahan Rp.924.319.313.139,- b. Belanja Bunga 1. Semula Rp. 0,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 0,- Jumlah Belanja Bunga setelah Perubahan Rp. 0,- c. Belanja Subsidi 1. Semula Rp. 0,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 0,- Jumlah Belanja Subsidi setelah Perubahan Rp. 0,- d. Belanja Hibah 1. Semula Rp.50.000.000.000,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp .0,- Jumlah Belanja hibah setelah Perubahan Rp.50.000.000.000,- xxiii e. Belanja Bantuan Sosial 1. Semula Rp. 6.000.000.000 ,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 1.000.000.000,- Jumlah Belanja Bantuan sosial setelah Perubahan Rp. 7.000.000.000,- f. Belanja Bagi Hasil 1. Semula Rp. 11.977.699.055,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp 0,- Jumlah Belanja Bagi Hasil setelah Perubahan Rp.11.977.699.055,- g. Belanja Bantuan Keuangan 1. Semula Rp.132.425.858.996,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 24.950.698.804,- Jumlah Belanja Bantuan Keuangan setelah Perubahan Rp.157.376.557.800,- h. Belanja Tidak Terduga 1. Semula Rp. 500.000.000,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 0,- Jumlah Belanja Tidak Terduga setelah Perubahan Rp. 500.000.000,- (3) Belanja Langsung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri dari jenis Belanja : a. Belanja Pegawai 1. Semula Rp. 102.400.492.400,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 23.809.769.373,- Jumlah Belanja Pegawai setelah Perubahan Rp.126.210.261.773,- b. Belanja Barang dan Jasa 1. Semula Rp.292.225.373.902,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 75.393.246.852,- Jumlah Belanja Barang dan Jasa setelah Perubahan Rp.367.618.620.754,- c. Belanja Modal 1. Semula Rp.428.131.605.753,- 2. Bertambah/(berkurang) Rp. 36.106.221.515,- Jumlah Belanja Modal setelah Perubahan Rp.464.237.827.268,- xxiv 4. Ketentuan Pasal 5 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut :
Your Correction