Correct Article 10
PERDA Nomor 1 Tahun 2024 | Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bandung Tahun 2024-2044
Current Text
(1) Sistem Jaringan Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf a meliputi:
a. Jalan Umum;
b. Jalan Khusus;
c. Jalan Tol;
d. Terminal Penumpang; dan
e. Terminal Barang.
(2) Jalan Umum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri atas:
a. Jalan Arteri;
b. Jalan Kolektor; dan
c. Jalan Lokal.
(3) Jalan arteri sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a terdiri atas:
a. Jalan Arteri Primer; dan
b. Jalan Arter Sekunder.
(4) Jalan Arteri Primer sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a meliputi ruas jalan:
a. Akses Tol Cileunyi – Bandung (Ex Terminal);
b. Batujajar – Soreang;
c. Bts.
Kab.
Bandung/Garut - Bts.
Kab.
Tasikmalaya/Garut;
d. Bts. Kota Bandung - Bts. Kota Cileunyi;
e. Bts. Kota Cileunyi - Nagreg (Rancaekek - Cileunyi - Cicalengka/Parakan Muncang);
f. Cinunuk - Cileunyi Kulon (Jalan Laboratorium);
g. Jatinangor – Akses Tol Cileunyi;
h. Jln. Cibiru (Bandung);
i. Jln. Raya Cileunyi (Cileunyi) / Cileunyi – Jatinangor;
j. Jln. Raya Cipacing (Cileunyi);
k. Jln. Raya Jatinangor (Jatinangor);
l. Lingkar Nagreg; dan
m. Nagreg – Bts.Kab.Bandung/ Garut.
(5) Jalan Arteri Sekunder sebagaimana dimaksud pada ayat
(3) huruf b meliputi ruas jalan:
a. Akses Keluar-Masuk Tol Margaasih;
b. Akses Tol Margaasih II;
c. Cikoneng - Ranca Oray;
d. Lingkar Selatan Bandung;
e. Lingkar Tengah;
f. Otto Iskandardinata;
g. Poros Barat - Timur Bojongsoang;
h. Ranca Oray – Bodogol;
i. Taman Kopo Indah (Margaasih); dan
j. Taman Kopo Indah (Margahayu).
(6) Jalan Kolektor sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf b terdiri atas:
a. Jalan Kolektor Primer; dan
b. Jalan Kolektor Sekunder.
(7) Jalan Lokal sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c terdiri atas:
a. Jalan Lokal Primer; dan
b. Jalan Lokal Sekunder.
(8) Jalan Kolektor dan Jalan Lokal sebagaimana dimaksud pada ayat (6) dan (7) dimuat dalam tabel dan tercantum dalam Lampiran II-2.B yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Daerah ini.
(9) Jaringan Umum sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat berubah status dan fungsinya.
(10) Perubahan status dan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (9) ditetapkan oleh Gubernur, Bupati, Wali Kota, setelah ditetapkan oleh menteri yang membidangi urusan pengembangan jaringan jalan dan pengembangan jaringan jalan lainnya.
(11) Jalan Khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b meliputi:
a. Kecamatan Baleendah;
b. Kecamatan Kutawaringin;
c. Kecamatan Margahayu; dan
d. Kecamatan Pameungpeuk.
(12) Jalan Tol sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c meliputi ruas jalan:
a. Bandung Utara Toll Road (JW66.1);
b. Cileunyi – Sumedang – Dawuan (JW29);
c. Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap (JW30);
d. Lembang - Cileunyi;
e. Lingkar Selatan Bandung (JW66.2);
f. Padaleunyi / Padalarang – Cileunyi (JW27);
g. Soreang – Ciwidey – Cidaun (JW60); dan
h. Soreang – Pasir Koja (JW28).
(13) Terminal Penumpang sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) huruf d terdiri atas:
a. Terminal Penumpang Tipe B; dan
b. Terminal Penumpang Tipe C.
(14) Terminal Penumpang Tipe B sebagaimana dimaksud pada ayat (13) huruf a meliputi:
a. terminal Banjaran berada di Kecamatan Banjaran;
b. terminal Cileunyi berada di Kecamatan Cileunyi;
c. terminal Majalaya berada di Kecamatan Majalaya; dan
d. terminal Soreang berada di Kecamatan Soreang.
(15) Terminal Penumpang Tipe C sebagaimana dimaksud pada ayat (13) huruf b meliputi:
a. terminal Baleendah berada di Kecamatan Baleendah;
b. terminal Cicalengka berada di Kecamatan Cicalengka;
c. terminal Ciparay berada di Kecamatan Ciparay;
d. terminal Ciwidey berada di Kecamatan Ciwidey; dan
e. terminal Pangalengan berada di Kecamatan Pangalengan.
(16) Terminal Barang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e meliputi terminal Cileunyi berada di Kecamatan Cileunyi.
Your Correction
