Correct Article 23
PERBAN Nomor 49 Tahun 2021 | Peraturan Badan Nomor 49 Tahun 2021 tentang KEPROTOKOLAN DI LINGKUNGAN OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA
Current Text
(1) Upacara penandatanganan nota kesepahaman atau perjanjian kerja sama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 huruf g merupakan penandatanganan nota kesepahaman atau perjanjian kerja sama yang dilakukan
atau disaksikan oleh Ketua Ombudsman dengan kementerian, lembaga negara, organisasi dan/atau institusi lain dalam bidang tertentu.
(2) Susunan acara dalam pelaksanaan upacara penandatanganan nota kesepahaman atau perjanjian kerja sama diatur paling sedikit sebagai berikut:
a. pembukaan;
b. pembacaan ringkasan penandatanganan nota kesepahaman atau perjanjian kerja sama;
c. penandatanganan nota kesepahaman atau perjanjian kerja sama dilanjutkan dengan tukar menukar dokumen;
d. sambutan pejabat dari instansi yang melakukan kerja sama;
e. sambutan Ketua Ombudsman; dan
f. penutup.
(3) Kelengkapan upacara penandatanganan nota kesepahaman atau perjanjian kerja sama yang perlu disiapkan terdiri dari:
a. undangan dan nota kesepahaman atau perjanjian kerja sama;
b. sambutan;
c. susunan acara;
d. pembawa acara;
e. pembaca ringkasan naskah perjanjian;
f. petugas protokol;
g. susunan Tata Tempat dan Tata Upacara;
h. papan nama meja;
i. alat pengeras suara;
j. pulpen;
k. meja;
l. map naskah;
m. perlengkapan upacara;
n. Bendera Negara dan bendera meja; dan
o. kelengkapan lain yang diperlukan.
(4) Penyiapan kelengkapan upacara sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dilakukan oleh unit kerja yang membidangi
fungsi sumber daya manusia dan umum.
Your Correction
