Correct Article 5
PERBAN Nomor 1 Tahun 2026 | Peraturan Badan Nomor 1 Tahun 2026 tentang TATA CARA PENGAWASAN PERIZINAN DI IBU KOTA NUSANTARA
Current Text
(1) Pengawasan PBBR sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf a terdiri atas:
a. Pengawasan rutin;
b. Pengawasan insidental;
c. kemudahan Pengawasan PB untuk UMK; dan
d. evaluasi penyelenggaraan Pengawasan PBBR.
(2) Pengawasan PBBR sebagaimana dimaksud pada ayat
(1) dilakukan terhadap:
a. kegiatan usaha yang sudah memiliki perizinan berusaha; dan
b. kegiatan usaha yang belum memiliki perizinan berusaha.
(3) Pengawasan PBBR sebagaimana dimaksud pada ayat
(2) dilakukan atas pelaksanaan persyaratan dasar, PB, dan/atau PB UMKU.
(4) Pengawasan PBBR sebagaimana dimaksud pada ayat
(2) dilakukan melalui subsistem Pengawasan pada Sistem OSS.
(5) Dalam hal belum tersedianya Sistem OSS sebagaimana dimaksud pada ayat (4), Pengawasan PBBR di Ibu Kota Nusantara dapat dilaksanakan secara manual/nonelektronik sampai dengan tersedianya Sistem OSS.
(6) Pengawasan PBBR di Ibu Kota Nusantara sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilakukan terhadap sektor bidang:
a. pendidikan;
b. kesehatan;
c. pekerjaan umum;
d. penataan ruang;
e. perumahan dan kawasan permukiman;
f. ketenteraman dan ketertiban umum;
g. sosial;
h. tenaga kerja;
i. pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak;
j. pangan;
k. pertanahan;
l. lingkungan hidup;
m. perhubungan;
n. komunikasi dan informatika;
o. penanaman modal;
p. kepemudaan dan olahraga;
q. kebudayaan;
r. kelautan dan perikanan;
s. pariwisata;
t. pertanian;
u. pengelolaan sumber daya air;
v. kehutanan;
w. energi dan sumber daya mineral;
x. perdagangan; dan
y. perindustrian.
Your Correction
