Langsung ke konten utama
Skip to main content

Correct Article 36

PERBAN Nomor 4 Tahun 2025 | Peraturan Badan Nomor 4 Tahun 2025 tentang Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional di Bidang Kebencanaan

Source PDF
100%
Pg. 1
Pg. 1
Current Text
(1) Kebutuhan Angka Kredit untuk kenaikan pangkat 1 (satu) tingkat lebih tinggi bagi Jabatan Fungsional Analis Kebencanaan dan Jabatan Fungsional Pranata Kebencanaan, yaitu: a. Analis Kebencanaan Ahli Pertama, pangkat penata muda, golongan ruang III/a yang akan naik pangkat 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi pangkat penata muda tingkat I, golongan ruang III/b membutuhkan Angka Kredit paling sedikit 50 (lima puluh); b. Analis Kebencanaan Ahli Pertama, pangkat penata muda tingkat I, golongan ruang III/b yang akan naik pangkat 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi pangkat penata, golongan ruang III/c membutuhkan Angka Kredit paling sedikit 50 (lima puluh); c. Analis Kebencanaan Ahli Muda, pangkat penata, golongan ruang III/c yang akan naik pangkat 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi pangkat penata tingkat I, golongan ruang III/d membutuhkan Angka Kredit paling sedikit 100 (seratus); d. Analis Kebencanaan Ahli Muda, pangkat penata tingkat I, golongan ruang III/d yang akan naik pangkat 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi pangkat pembina, golongan ruang IV/a membutuhkan Angka Kredit paling sedikit 100 (seratus); e. Analis Kebencanaan Ahli Madya, pangkat pembina, golongan ruang IV/a yang akan naik pangkat 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi pangkat pembina tingkat I, golongan ruang IV/b membutuhkan Angka Kredit paling sedikit 150 (seratus lima puluh); f. Analis Kebencanaan Ahli Madya, pangkat pembina tingkat I, golongan ruang IV/b yang akan naik pangkat 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi pangkat pembina utama muda, golongan ruang IV/c membutuhkan Angka Kredit paling sedikit 150 (seratus lima puluh); g. Analis Kebencanaan Ahli Madya, pangkat pembina utama muda, golongan ruang IV/c yang akan naik pangkat 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi pangkat pembina utama madya, golongan ruang IV/d membutuhkan Angka Kredit paling sedikit 150 (seratus lima puluh); h. Analis Kebencanaan Ahli Utama, pangkat pembina utama madya, golongan ruang IV/d yang akan naik pangkat 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi pangkat pembina utama, golongan ruang IV/e membutuhkan Angka Kredit paling sedikit 200 (dua ratus); i. Pranata Kebencanaan Pemula, pangkat Pengatur Muda, golongan ruang II/a yang akan naik pangkat 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi pangkat Pengatur Muda Tingkat I, golongan ruang II/b membutuhkan Angka Kredit paling sedikit 15 (lima belas); j. Pranata Kebencanaan Terampil, pangkat Pengatur Muda Tingkat I, golongan ruang II/b yang akan naik pangkat 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi pangkat Pengatur, golongan ruang II/c membutuhkan Angka Kredit paling sedikit 20 (dua puluh); k. Pranata Kebencanaan Terampil, pangkat Pengatur, golongan ruang II/c yang akan naik pangkat 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi pangkat Pengatur Tingkat I, golongan ruang II/d membutuhkan Angka Kredit paling sedikit 20 (dua puluh); l. Pranata Kebencanaan terampil, pangkat Pengatur Tingkat I, golongan ruang II/d yang akan naik pangkat 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a membutuhkan Angka Kredit paling sedikit 20 (dua puluh); m. Pranata Kebencanaan Mahir, pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a yang akan naik pangkat 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi pangkat Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b membutuhkan Angka Kredit paling sedikit 50 (lima puluh); n. Pranata Kebencanaan Mahir, pangkat Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b yang akan naik pangkat 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi pangkat Penata, golongan ruang III/c membutuhkan Angka Kredit paling sedikit 50 (lima puluh); dan o. Pranata Kebencanaan Penyelia, pangkat Penata, golongan ruang III/c yang akan naik pangkat 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi pangkat Penata Tingkat I, golongan ruang III/d membutuhkan Angka Kredit paling sedikit 100 (seratus). (2) Angka Kredit Kumulatif untuk kenaikan jenjang Jabatan Fungsional Analis Kebencanaan dan Jabatan Fungsional Pranata Kebencanaan, yaitu: a. Analis Kebencanaan Ahli Pertama yang akan naik jenjang jabatan 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi Analis Kebencanaan Ahli Muda, membutuhkan jumlah Angka Kredit paling sedikit 100 (seratus) yang merupakan jumlah kebutuhan Angka Kredit dalam jenjang jabatannya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dan huruf b; b. Analis Kebencanaan Ahli Muda yang akan naik jenjang jabatan 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi Analis Kebencanaan Ahli Madya membutuhkan jumlah Angka Kredit paling sedikit 200 (dua ratus) yang merupakan jumlah kebutuhan Angka Kredit dalam jenjang jabatannya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dan huruf d; c. Analis Kebencanaan Ahli Madya yang akan naik jabatan 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi Analis Kebencanaan Ahli Utama, membutuhkan jumlah Angka Kredit paling sedikit 450 (empat ratus lima puluh) yang merupakan jumlah kebutuhan Angka Kredit dalam jenjang jabatannya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e, huruf f, dan huruf g; d. dikecualikan bagi Analis Kebencanaan yang pengangkatannya dimulai dari jenjang Analis Kebencanaan Ahli Pertama golongan ruang III/b untuk naik jenjang jabatan 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi Analis Kebencanaan Ahli Muda membutuhkan Angka Kredit Kumulatif paling sedikit 50 (lima puluh) yang merupakan kebutuhan Angka Kredit dalam jenjang jabatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b; e. Pranata Kebencanaan Pemula yang akan naik jabatan 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi Pranata Kebencanaan Terampil, membutuhkan jumlah Angka Kredit paling sedikit 15 (lima belas) yang merupakan jumlah kebutuhan Angka Kredit dalam jenjang jabatannya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf h; f. Pranata Kebencanaan Terampil yang akan naik jabatan 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi Pranata Kebencanaan Mahir, membutuhkan jumlah Angka Kredit paling sedikit 60 (enam puluh) yang merupakan jumlah kebutuhan Angka Kredit dalam jenjang jabatannya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf i, huruf j dan huruf k; dan g. Pranata Kebencanaan Mahir yang akan naik jabatan 1 (satu) tingkat lebih tinggi menjadi Pranata Kebencanaan Penyelia, membutuhkan jumlah Angka Kredit paling sedikit 100 (seratus) yang merupakan jumlah kebutuhan Angka Kredit dalam jenjang jabatannya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf l dan huruf m; dan h. dikecualikan bagi Jabatan Fungsional yang pengangkatannya dimulai dari jenjang terampil golongan ruang II/c untuk naik jenjang jabatan setingkat lebih tinggi menjadi jenjang mahir membutuhkan Angka Kredit Kumulatif 40 (empat puluh) yang merupakan kebutuhan Angka Kredit dalam jenjang jabatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf j dan huruf k.
Your Correction