Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Kepala Badan ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik INDONESIA.
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 17 Desember 2010 KEPALA BADAN METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA, SRI WORO B. HARIJONO Diundangkan di Jakarta pada tanggal 18 Februari 2011 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA, PATRIALIS AKBAR
LAMPIRAN I PERATURAN KEPALA BMKG NOMOR : KEP.14 TAHUN 2010 TANGGAL : 17 Desember 2010 FORMAT LAPORAN BULANAN ADMINISTRASI LAPORAN ADMINISTRASI STASIUN BULAN : .........................................
Nama Stasiun :
Alamat :
Nomor Telephon :
Nomor Faximile :
Koordinat Stasiun :
Elavasi Stasiun :
I.
DAFTAR KEGIATAN STASIUN A. DINAS ADMINISTRASI :
Hari Senin s/d Kamis : Pukul -- Pukul WIB/WITA/WIT Hari Jumat : Pukul -- Pukul WIB/WITA/WIT Hari Sabtu : Pukul -- Pukul WIB/WITA/WIT B. DINAS OPERASIONAL :
1. Waktu Operasional Pukul ..... s/d Pukul..…..
WIB/WITA/WIT
2. Kegiatan pengamatan yang dilakukan :
a. Pengamatan Unsur Iklim meliputi :
Radiasi Matahari Suhu Udara Suhu Tanah Tekanan Udara Angin Penguapan Kelembaban Udara Awan Hujan Kandungan air tanah
b. Pengamatan Kualitas Udara yang meliputi :
Partikulat (SPM, PM 10, PM 2,5) Sulfur dioksida (SO2) Nitrogen Oksida (NO) dan Nitrogen Dioksida (NO2) Ozon (O3) Karbon monoksida (CO) Komposisi kimia air hujan Methan (CH4) Nitrous Oksida (N2O) Hidrofluorokarbon (HFCs) Perfluorokarban (PFCs) Sulfur Heksafluorida (Sf6)
3. Pengolahan Data/ Analisa Data :
(contoh - pencatatan Pias Hellman dan Campbell Stokes menjadi data digital, - pengolahan rata-rata unsur iklim dst).
4. Pelayanan Jasa :
- Data Iklim - Informasi Iklim : (Evaluasi dan prakiraan Hujan, Prakiraan Musim) dll ...............................................
C. KEGIATAN LAINNYA :
(Contoh Rapat dengan instansi lain, Seminar dll. )
LAMPIRAN III PERATURAN KEPALA BMKG NOMOR : KEP.14 TAHUN 2010 TANGGAL : 17 Desember 2010 SISTEMATIKA LAPORAN TAHUNAN STASIUN KLIMATOLOGI A.
BAGIAN AWAL
1. Sampul Sampul Laporan Tahunan berwarna Hijau dengan komposisi memuat :
a. Judul Laporan (bagian tengah);
b. Kop surat masing-masing stasiun disertai logo BMKG (bagian atas); dan
c. Tempat dan tanggal pembuatan laporan (bagian bawah).
2. Kata Pengantar
3. Daftar Isi
4. Daftar Lampiran B. BAGIAN UTAMA BAB I PENDAHULUAN
1.1.Maksud dan Tujuan
1.2.Ruang Lingkup
1.3.Kedudukan Tugas Pokok dan Fungsi
1.4.Susunan Organisasi Stasiun BAB II PROGRAM KERJA-KEGIATAN TAHUN ANGGARAN……….
2.1.Bidang Pengamatan
2.2.Bidang Pengumpulan dan penyebaran data
2.3.Bidang Pengolahan dan analisis
2.4.Bidang Pelayanan data dan jasa
2.5.Bidang Fasilitas dan peralatan
2.6.Bidang Sumber daya manusia
2.7.Bidang Sarana dan prasarana
2.8. Bidang Kerjasama dengan instansi lain
BAB III PELAKSANAAN KEGIATAN TAHUN ANGGARAN………..
3.1.Bidang Pengamatan
3.2.Bidang Pengumpulan dan penyebaran data
3.3. Bidang Pengolahan dan analisis
3.4.Bidang Pelayanan data dan jasa
3.5.Bidang Fasilitas dan peralatan
3.6.Bidang Sumber daya manusia
3.7.Bidang Sarana dan prasarana
3.8. Bidang Kerjasama dengan instansi lain BAB IV PERMASALAHAN DAN SARAN TINDAK LANJUT.
4.1.Bidang Pengamatan
4.2.Bidang Pengumpulan dan penyebaran data
4.3. Bidang Pengolahan dan analisis
4.4.Bidang Pelayanan data dan jasa
4.5.Bidang Fasilitas dan peralatan
4.6.Bidang Sumber daya manusia
4.7.Bidang Sarana dan prasarana
4.8. Bidang Kerjasama dengan instansi lain BAB V PROGRAM KERJA TAHUN ……
5.1.Bidang Pengamatan;
5.2.Bidang Pengumpulan dan penyebaran data
5.3 Bidang Pengolahan dan analisis
5.4 Bidang Pelayanan data dan jasa
5.5.Bidang Fasilitas dan peralatan
5.6.Bidang Sumber daya manusia
5.7.Bidang Sarana dan prasarana
5.8. Bidang Kerjasama dengan instansi lain BAB VI USULAN KEGIATAN TAHUN ………………
6.1.Bidang Pengamatan
6.2.Bidang Pengumpulan dan penyebaran data
2.3. Bidang Pengolahan dan analisis
6.4.Bidang Pelayanan data dan jasa
6.5.Bidang Fasilitas dan peralatan
6.6.Bidang Sumber daya manusia
6.7.Bidang Sarana dan prasarana
6.8. Bidang Kerjasama dengan instansi lain BAB VII PENUTUP
7.1. Kesimpulan
7.2. Saran LAMPIRAN-LAMPIRAN:
1. Lampiran Matrikulasi Laporan Tahunan
2. Data Lokasi
3. Inventarisasi Peralatan A.
Data Peralatan A.1. Peralatan Operasional Utama A.2. Peralatan Operasional Tambahan A.3. Peralatan Komunikasi A.4. Peralatan Kalibrasi A.5. Peralatan Penunjang Operasional A.6. Peralatan Kantor dan Rumah Tangga B.
Data Sumber Daya Manusia B.1. Data Sumber Daya Manusia Menurut Golongan, Jabatan Struktural, Jabatan Fungsional dan Jenis Pendidikan B.2. Data Nominatif Pegawai C.
Data Sarana dan Prasarana C.1. Tanah C.2. Bangunan Gedung C.3. Bangunan Rumah Operasional
C.4. Bangunan Prasarana Lingkungan (Taman Alat, Halaman/Taman Kantor, Pagar Kantor, Jalan Lingkungan Kantor, Pagar Keliling Perumahan, dll) D.
Data Pos Kerjasama D.1. Daftar Keadaan Pos Kerjasama
4. Identifikasi Permasalahan
II. DATA LOKASI 1 Nama Stasiun/Kantor 2 Kelas 3 Tahun Operasi 4 Desa/Kelurahan 5 Kecamatan 6 Kabupaten/Kodya 7 Provinsi 8 Koordinat/ Elevasi 9 Balai Wilayah 10 Alamat Surat 11 No. Telepon 12 No. Faksimili 13 e-mail Keterangan:
1. Nama Stasiun/Kantor : diisi nama stasiun atau Kantor
2. Kelas : diisi kelas stasiun
3. Tahun Operasi : diisi tahun dimulainya stasiun beroperasi
4. Desa/Kelurahan : diisi nama desa atau kelurahan stasiun berada
5. Kecamatan : diisi nama kecamatan stasiun berada
6. Kabupaten/Kodya : diisi nama kabupaten/kodya stasiun berada
7. Provinsi : diisi nama provinsi stasiun berada
8. Koordinat/Elevasi : diisi koordinat dan elevasi stasiun
9. Balai Wilayah : diisi nama balai wilayah stasiun berada
10. Alamat Surat : diisi alamat stasiun lengkap dengan kode pos
11. No. Telepon : diisi nomor telepon lengkap dengan kode area/wilayah
12. No. Faksimili : diisi nomor faksimili lengkap dengan kode area/wilayah
13. e-mail : diisi alamat e-mail stasiun
III.
INVENTARISASI PERALATAN A. Data Peralatan
1. Peralatan Operasional Utama NO.
NAMA ALAT TAHUN PENGADAAN JUMLAH (UNIT) CATATAN BAIK SEDANG RUSAK JUMLAH Keterangan:
No.
: diisi nomor urut.
Nama Alat : diisi dan disesuaikan dengan uraian pada tabel Peralatan Utama.
Tahun Pembuatan : diisi sesuai tahun pengadaan pada DIP/DIK/DIPA, bila tahun Pengadaan/anggaran dimulai April, Maka tahun yang mengawali merupakan tahun pengadaan, contoh tahun anggaran 1997/1998 maka ditulis tahun pengadaan 1997.
Jumlah ( unit ) : diisi jumlah dalam unit untuk kondisi baik, sedang dan rusak.
Catatan : diisi keterangan-keterangan yang diperlukan.
2. Peralatan Operasional Tambahan NO.
NAMA ALAT TAHUN PENGADAAN JUMLAH (UNIT) CATATAN BAIK SEDANG RUSAK JUMLAH
Keterangan:
No.
: diisi nomor urut.
Nama Alat : diisi dan disesuaikan dengan uraian pada tabel Peralatan Tambahan.
Tahun Pembuatan : diisi sesuai tahun pengadaan pada DIP/DIK/DIPA, bila tahun Pengadaan/anggaran dimulai April, Maka tahun yang mengawali merupakan tahun pengadaan, contoh tahun anggaran 1997/1998 maka ditulis tahun pengadaan 1997.
Jumlah (unit) : diisi jumlah dalam unit untuk kondisi baik, sedang dan rusak.
Catatan : diisi keterangan-keterangan yang diperlukan.
3. Peralatan Komunikasi NO.
NAMA ALAT TAHUN PENGADAAN JUMLAH (UNIT) CATATAN BAIK SEDANG RUSAK JUMLAH Keterangan:
No.
: diisi nomor urut.
Nama Alat : diisi dan disesuaikan dengan uraian pada tabel Peralatan Komunikasi.
Tahun Pembuatan : diisi sesuai tahun pengadaan pada DIP/DIK/DIPA, bila tahun Pengadaan/anggaran dimulai April, Maka tahun yang mengawali merupakan tahun pengadaan, contoh tahun anggaran 1997/1998 maka ditulis tahun pengadaan 1997.
Jumlah ( unit ) : diisi jumlah dalam unit untuk kondisi baik, sedang dan rusak.
Catatan : diisi keterangan-keterangan yang diperlukan.
4. Peralatan Kalibrasi NO.
NAMA ALAT TAHUN PENGADAAN JUMLAH (UNIT) CATATAN BAIK SEDANG RUSAK JUMLAH Keterangan:
Nomor : diisi nomor urut.
Nama Alat : diisi dan disesuaikan dengan uraian pada tabel Peralatan Kalibrasi.
Tahun Pembuatan : diisi sesuai tahun pengadaan pada DIP/DIK/DIPA, bila tahun Pengadaan/anggaran dimulai April, Maka tahun yang mengawali merupakan tahun pengadaan, contoh tahun anggaran 1997/1998 maka ditulis tahun pengadaan 1997.
Jumlah ( unit ) : diisi jumlah dalam unit untuk kondisi baik, sedang dan rusak.
Catatan : diisi keterangan-keterangan yang diperlukan.
5. Peralatan Penunjang Operasional NO.
NAMA ALAT TAHUN PENGADAAN JUMLAH (UNIT) CATATAN BAIK SEDANG RUSAK JUMLAH
Keterangan:
Nomor : diisi nomor urut.
Nama Alat : diisi dan disesuaikan dengan uraian pada tabel Peralatan Penunjang Operasional.
Tahun Pengadaan : diisi sesuai tahun pengadaan pada DIP/DIK/DIPA, bila tahun Pengadaan/anggaran dimulai April, Maka tahun yang mengawali merupakan tahun pengadaan, contoh tahun anggaran 1997/1998 maka ditulis tahun pengadaan 1997.
Jumlah (unit) : diisi jumlah dalam unit untuk kondisi baik, sedang dan rusak.
Catatan : diisi keterangan-keterangan yang diperlukan.
6. Peralatan Kantor dan Rumah Tangga NO.
NAMA ALAT TAHUN PENGADAAN JUMLAH (UNIT) CATATAN BAIK SEDANG RUSAK JUMLAH Keterangan:
Nomor : diisi nomor urut.
Nama Alat : diisi dan disesuaikan dengan uraian pada tabel Peralatan Kalibrasi.
Tahun Pembuatan : diisi sesuai tahun pengadaan pada DIP/DIK/DIPA, bila tahun Pengadaan/anggaran dimulai April, Maka tahun yang mengawali merupakan tahun pengadaan, contoh tahun anggaran 1997/1998 maka ditulis tahun pengadaan 1997.
Jumlah (unit) : diisi jumlah dalam unit untuk kondisi baik, sedang dan rusak.
Catatan : diisi keterangan-keterangan yang diperlukan.
B. Data Sumber Daya Manusia
1. Data Sumber Daya Manusia menurut golongan, jabatan struktural, jabatan fungsional dan jenis pendidikan a) Menurut Golongan GOLONGAN JUMLAH IV III II I JUMLAH b) Menurut Jabatan Struktural JABATAN STRUKTURAL JUMLAH Eselon III Eselon IV Tugas Belajar JUMLAH
c) Menurut Jabatan Fungsional JABATAN FUNGSIONAL JUMLAH PMG AHLI PMG Madya ( IVa – IV/c) PMG Muda (IIIc – IIId) PMG Pertama (IIIa – IIIb) PMG TERAMPIL PMG Penyelia (IIIc – IIId) PMG Pelaksana Lanjutan (IIIa – IIIb) PMG Pelaksana (IIc – IId) JUMLAH ASISTEN PMG AHLI ASISTEN PMG TERAMPIL Keterangan:
1) Menurut Golongan : ( cukup jelas ) 2) Menurut Jabatan Struktural : ( cukup jelas ) 3) Menurut Jabatan Fungsional : ( cukup jelas )
C. Data Sarana dan Prasarana
1. Tanah STATUS TANAH TAHUN PENGADAAN LUAS (m2) NO.
SERTIFIKAT/ PERJANJIAN CATATAN JUMLAH Keterangan:
Status Tanah :
diisi dan disesuaikan dengan uraian pada tabel tanah.
Tahun Pengadaan :
diisi sesuai tahun pengadaan pada DIP/DIK/DIPA, bila tahun Pengadaan/anggaran dimulai April, Maka tahun yang mengawali merupakan tahun pengadaan, contoh tahun anggaran 1997/1998 maka ditulis tahun pengadaan 1997.
Luas (m2) :
(cukup jelas) No. Sertifikat/Perjanjian:
diisi nomor Sertifikat/ nomor Perjanjian disertai dengan tanggal/bulan/tahun sertifikat/perjanjian dikeluarkan.
Catatan :
diisi keterangan-keterangan yang diperlukan.
2. Bangunan Gedung JENIS BANGUNAN TAHUN PEMBUATAN LUAS (m2) KONDISI CATATAN BAIK SEDANG RUSAK JUMLAH
Keterangan:
Jenis Bangunan :
diisi dan disesuaikan dengan uraian pada tabel Bangunan Gedung.
Tahun Pembuatan :
diisi sesuai tahun pengadaan pada DIP/DIK/DIPA, bila tahun pengadaan/ anggaran dimulai April, maka tahun yang mengawali merupakan tahun pengadaan. Contoh tahun anggaran 1997/1998 maka ditulis tahun pengadaan 1997.
Luas (m2) :
(cukup jelas) Kondisi :
kondisi baik cukup ditulis B, kondisi sedang cukup ditulis S, dan kondisi rusak cukup ditulis R.
Catatan :
diisi keterangan-keterangan yang diperlukan.
3. Bangunan Rumah Operasional TYPE RUMAH TAHUN PEMBUATAN LUAS (m2) KONDISI CATATAN BAIK SEDANG RUSAK JUMLAH Keterangan:
Jenis /Type Rumah :
diisi dan disesuaikan dengan uraian pada tabel Bangunan Rumah operasional dan Type Rumah operasional.
Tahun Pembuatan :
diisi sesuai tahun pengadaan pada DIP/DIK/DIPA, bila tahun Pengadaan/anggaran dimulai April, Maka tahun yang mengawali merupakan tahun pengadaan, contoh tahun anggaran 1997/1998 maka ditulis tahun pengadaan 1997.
Luas (m2) :
(cukup jelas) Kondisi :
kondisi baik cukup ditulis B, kondisi sedang cukup ditulis S, dan kondisi rusak cukup ditulis R.
Catatan :
diisi keterangan-keterangan yang diperlukan.
4. Bangunan Prasarana Lingkungan (Taman Alat, Halaman/Taman Kantor, Pagar Kantor, Jalan Lingkungan Kantor, Pagar Keliling Perumahan, dll.) JENIS BANGUNAN PRASLING TAHUN PEMBUATAN VOL SATUAN KONDISI CATATAN BAIK SEDANG RUSAK JUMLAH Keterangan:
Jenis Bangunan Prasling :
diisi dan disesuaikan dengan uraian pada tabel Bangunan Prasarana Lingkungan.
Tahun Pembuatan :
diisi sesuai tahun pengadaan pada DIP/DIK/DIPA, bila tahun pengadaan/anggaran dimulai April, maka tahun yang mengawali merupakan tahun pengadaan, contoh tahun anggaran 1997/1998 maka ditulis tahun pengadaan 1997.
Vol :
(cukup jelas) Satuan :
diisi dan disesuaikan dengan satuan pada tabel Bangunan Prasarana Lingkungan.
Kondisi :
kondisi baik ditulis B, kondisi sedang ditulis S, dan kondisi rusak ditulis R.
Catatan :
diisi keterangan-keterangan yang diperlukan.
D. DATA POS KERJASAMA
1. DAFTAR KEADAAN POS KERJASAMA No.
NAMA STASIUN JENIS STASIUN TAHUN DIBANGUN ALAMAT PENGELOLA KEADAAN KETERANGAN B S R Keterangan:
No.
: diisi nomor urut Nama Stasiun : diisi Nama Pos Kerjasama Jenis Stasiun : diisi Jenis pos kerjasama (SMPK, Iklim, Penguapan, Pos Hujan Otm, Pos Hujan Obs) Tahun dibangun : diisi tahun operasi pos kerjasama Alamat : diisi alamat Pos Kerjasama Pengelola : diisi nama kantor/instansi/perorangan yang mengelola Pos Kerjasama Keadaan : diisi keadaan pos kerjasama (B=baik, S=sedang, R=rusak) Keterangan : diisi keterangan-keterangan yang diperlukan.
IV. IDENTIFIKASI PERMASALAHAN V.
TATA CARA PENULISAN DAN PENGETIKAN
1. Bahan dan Ukuran Naskah diketik di atas kertas HVS 80 gram/m2, berukuran A4 (kuarto), tidak bolak- balik. Sampul dibuat dari kertas Bufalo atau yang sejenis, dan sedapat-dapatnya diperkuat dengan kertas karton dan dilapisi dengan plastik (hard cover). Warna sampul abu-abu tua.
2. Pengetikan
a. Jenis huruf : Huruf Pica (10 huruf dalam 1 inchi), misal Roman 10, Times New Roman 12, Arial 11, Book Antiqua 11, atau jenis font lainnya yang berukuran sama dan memiliki sifat yang mirip (misal : bukan jenis font yang bersifat tidak resmi, contoh huruf latin atau huruf yang penuh dengan bunga-bunga). Huruf diketik tegak.
b. Bilangan diketik dengan angka, kecuali di awal kalimat, sebutan angka diketik dengan huruf.
c. Bilangan desimal ditandai dengan koma bukan titik
d. Jarak antar baris. Jarak antara dua baris adalah 1,5 spasi, judul tabel, nama gambar, daftar pustaka diketik dengan jarak antar baris 1 spasi.
e. Batas tepi → Tepi atas : 4 cm→ Tepi kiri : 4 cm → Tepi bawah : 3 cm→ Tepi kanan: 3 cm
f. Judul, sub judul, anak sub judul dan lain-lain Judul diketik dengan jelas, serta sesingkat mungkin; tanpa diakhiri titik: bisa dimungkinkan menggunakan jenis font dan ukuran yang tidak sama dengan body text. Penomoran bab harus disertakan dengan jelas.
Sub judul, anak sub-judul, sub anak sub-judul diketik dengan jelas, serta sesingkat mungkin; tanpa diakhiri titik; bisa dimungkinkan menggunakan jenis font dan ukuran yang tidak sama dengan body text. Penomoran bab harus disertakan dengan jelas.
KEPALA BADAN METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA, SRI WORO B. HARIJONO