Langsung ke konten utama
Skip to main content

Correct Article 10

KEPPRES Nomor 18 Tahun 2018 | Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2018 tentang PENGESAHAN ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA LEGIUN VETERAN REPUBLIK INDONESIA

Source PDF
100%
Pg. 1
Pg. 1
Current Text
Pemberhentian Pengurus Pengurus dapat diberhentikan apabila memenuhi salah satu atau lebih dari ketentuan dibawah ini: a. Meninggal dunia. b. Atas permintaan sendiri. c. Masa jabatannya yang telah habis. d. Merangkap jabatan sebagai Pengurus/Perwakilan Organisasi Partai Politik. e. Melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga LVRI serta peraturan/ keputusan DPP LVRI. f. Melakukan perbuatan pidana yang telah mendapatkan Keputusan Hukum tetap minimal 6 bulan kurungan. g. Melakukan perbuatan tercela. h. Tidak produktif/tidak memiliki kemampuan dalam pembinaan organisasi/tidak dapat melaksanakan tugas yang diamanatkan dalam Kongres/ Musyawarah Daerah/ Musyawarah Cabang LVRI. Pasal 1 1 Tata Cara Pemberhentian Pengurus (1) Pemberhentian Pengurus selain Pimpinan LVRI, atas permintaan sendiri diatur sebagai berikut: a. Permintaan . a. Permintaan tertulis ditujukan kepada Dewan Pimpinan secara berjenjang kecuali untuk anggota DPP LVRI dan Dewan Pertimbangan Pusat langsung kepada Ketua Umum. b. Keputusan pemberhentian dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan satu tingkat diatasnya, bagi anggota DPP LVRI/ Dewan Pertimbangan Pusat, keputusan pemberhentian langsung dari Ketua Umum. (2) Pemberhentian Pengurus Tingkat DPP dan Dewan Pertimbangan Pusat yang kewenangannya berada pada Ketua Umum DPP LVRI dilakukan dengan cara: a. Secara langsung jika memenuhi salah satu atau lebih ketentuan sebagai berikut: 1) Meninggal dunia; 2) Atas permintaan sendiri; 3) Melakukan perbuatan pidana yang telah mendapatkan hukum tetap minimal 6 bulan kurungan; dan/atau 4) Masa jabatannya yang telah habis. b. Secara tidak langsung/bertahap, jika memenuhi salah satu atau lebih ketentuan Pasal 10 huruf d, huruf e, huruf g, dan huruf h dengan cara: a) Tahap I teguran lisan/tertulis, sebanyak-banyaknya 3 (tiga) kali dalam waktu paling lama 1 bulan. b) Tahap II jika tindakan peringatan atau teguran tidak dilaksanakan, dilakukan tindakan pemberhentian. (3) Pemberhentian Pengurus DPD LVRI: a. Ketua Umum DPP LVRI memberhentikan pengurus DPD LVRI tingkat wakil Kepala Biro atau setingkat Kepala Biro keatas dan Dewan Pertimbangan Daerah atas usul Ketua DPD LVRL b. Untuk pengurus lainnya diberhentikan oleh Ketua DPD LVRI baik secara langsung maupun bertahap. (4) Pemberhentian Pengurus Cabang LVRI: a. Ketua DPD LVRI memberhentikan Pengurus Cabang tingkat Kepala Seksi ke atas dan Dewan Pertimbangan Cabang atas usul Ketua DPC LVRI. b. Untuk pengurus lainnya diberhentikan oleh Ketua DPC LVRI. (5) Pemberhentian Pengurus Ranting LVRI yaLrug kewenangannya berada pada Ketua DPC LVRI dilakukan melalui Rapat Ranting (6) Pemberhentian... (6) Pemberhentian Pimpinan LVRI a. Tingkat DPP LVRI. Pemberhentian Ketua Umum Dpp LVRI dilakukan melalui Kongres Biasa atau Kongres Luar Biasa LVRI. b. Tingkat Daerah/Pemberhentian Ketua DpD 1) Ketua Umum DPP LVRI mempunyai kewenangan untuk memberhentikan Ketua DPD dengan cara: (a) Secara Langsung jika memenuhi salah satu atau lebih dari ketentuan dibawah ini: (1) Meninggal Dunia. (2) Atas permintaan sendiri. (3) Masa Jabatan sudah habis. (4) Melakukan perbuatan pidana yang telah mendapatkan hukuman tetap minimal 6 bulan kurungan. (5) Atas permintaan 600/o dari jumlah Markas Cabang yang ada karena tidak produktif atau tidak memiliki kemampuan dalam pembinaan organisasi atau tidak dapat melaksanakan tugas yang diamanatkan dalam Musyawarah Daerah. (b) secara tidak langsung /bertahap, pentahapan jika Ketua DpD LVRI memenuhi salah satu atau lebih Ketentuan sebagaimana dimaksud 10 huruf d, huruf e, huruf g, dan huruf h dengan cara: (1) Tahap I teguran lisan/tertulis, sebanyak-banyaknya 3 (tiga) kali dalam waktu paling lama 1 bulan. (21 Tahap II jika tindakan peringatan tidak dilaksanakan, dilakukan tindakan pemberhentian. 2) Pemberhentian Ketua DPD LVRI dilaksanakan melalui Musyawarah Daerah atau Musyawarah Daerah Luar Biasa. c. Tingkat Cabang: 1) Ketua DPD LVRI mempunyai kewenangan untuk memberhentikan Ketua DPC dengan cara: (a) Secara Langsung jika memenuhi salah satu atau lebih dari ketentuan di bawah ini: (1) Meninggal Dunia. (2) Atas... (2) Atas permintaan sendiri. (3) Masa Jabatan sudah habis. (4) Melakukan perbuatan pidana yang telah mendapatkan hukum tetap minimal 6 bulan kurungan. (5) Atas permintaan 600/o dari jumlah Markas Ranting yang ada karena tidak produktif atau tidak memiliki kemampuan dalam pembinaan organisasi atau tidak dapat melaksanakan tugas yang diamanatkan dalam Musyawarah Cabang. (b) Secara bertahap, jika Ketua DPC LVRI memenuhi salah satu atau lebih Ketentuan sebagaimana dimaksud Pasal 10 hunrf d, huruf e, huruf g, dan huruf h dilakukan dengan cara. (1) Tahap I teguran lisan/tertulis, sebanyak-banyaknya 3 (tiga) kali dalam waktu paling lama 1 bulan. (2) Tahap II jika tindakan peringatan tidak dilaksanakan, dilakukan tindakan pemberhentian. 2) Pemberhentian Ketua DPC LVRI melalui Musyawarah Cabang atau Musyawarah Cabang Luar Biasa. d. Tingkat Ranting Ketua DPC LVRI mempunyai kewenangan untuk memberhentikan Ketua Ranting dan Pengurus Ranting melalui rapat Ranting. (7) Pemberhentian Pengurus Anak Organisasi identik dengan pemberhentian Pengurus DPD LVzu.
Your Correction