Langsung ke konten utama
Skip to main content

Correct Article 17

KEPPRES Nomor 16 Tahun 2006 | Keputusan Presiden Nomor 16 Tahun 2006 tentang PERSETUJUAN PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA KAMAR DAGANG DAN INDUSTRI

Source PDF
100%
Pg. 1
Pg. 1
Current Text
Pembagian Tugas Dewan Pengurus (1) Pembagian tugas di antara Dewan Pengurus dilakukan oleh Ketua Umum untuk Kadin INDONESIA/Kadin Provinsi dan Ketua untuk Kadin Kabupaten/Kota berdasarkan Program Kerja dan Keputusan-Keputusan Munas/Muprov/Mukab/ Mukota serta Rapimnas/Rapimprov/ Rapimkab/Rapimkota masing-masing. (2) Kedudukan Kadin dalam lembaga/badan negara/daerah dan/atau di forum-forum penentuan kebijaksanaan, diwakili otomatis secara ex-officio oleh Ketua Umum Kadin INDONESIA/Kadin Provinsi/Ketua Kadin Kabupaten/Kota, atau oleh salah seorang Wakil Ketua Umum Kadin INDONESIA/Kadin Provinsi/Wakil Ketua Kadin Kabupaten/Kota yang ditunjuk dan ditetapkan oleh dan dalam rapat Dewan Pengurus yang bersangkutan yang diagendakan untuk keperluan tersebut. (3) Ketua Umum Kadin INDONESIA/Kadin Provinsi dan Ketua Kadin Kabupaten/Kota dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi dan kegiatan organisasi masing-masing berkewajiban: a. memimpin organisasi dan Dewan Pengurus masing-masing dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, baik keluar maupun kedalam; b. mengkoordinasikan langkah-langkah Dewan Pengurus masing-masing dalam hal yang bersifat kebijaksanaan; c. memimpin rapat-rapat yang diadakan Dewan Pengurus masing-masing; d. mengkoordinasikan dan mensinkronisasikan pelaksanaan tugas para Wakil Ketua Umum/Wakil Ketua masing-masing; e. bertanggung jawab kepada Munas/Muprov/Mukab/Mukota masing-masing. (4) Para Wakil Ketua Umum Kadin INDONESIA/Kadin Provinsi dan para Wakil Ketua Kadin Kabupaten/Kota dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi dan kegiatan organisasi masing-masing berkewajiban: a. mewakili Ketua Umum Kadin INDONESIA/Kadin Provinsi dan Ketua Kadin Kabupaten/Kota masing-masing dalam mengkoordinasikan dan mensinkronisasikan pelaksanaan tugas komite-komite tetap dalam lingkup bidang tugasnya masing-masing; b. mengembangkan kerja sama yang serasi dan mengawasi kelancaran pelaksanaan tugas komite-komite tetap dalam lingkup bidang tugasnya masing-masing; c. mewakili Ketua Umum Kadin INDONESIA/Kadin Provinsi dan Ketua Kadin Kabupaten/Kota atas dasar penunjukkan Ketua Umum/Ketua masing-masing; d. bertanggung jawab kepada Ketua Umum Kadin INDONESIA/Kadin Provinsi dan Ketua Kadin Kabupaten/Kota dalam melaksanakan tugas masing-masing. (5) Setiap Ketua Komite Tetap Kadin INDONESIA/Kadin Provinsi/Kadin Kabupaten/Kota dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi dan kegiatan organisasi berkewajiban: a. memimpin, mengkoordinasikan, mensinkronisasikan dan bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas komite tetap masing-masing; b. mewakili Ketua Umum/Wakil Ketua Umum Kadin INDONESIA/Kadin Provinsi/Ketua/Wakil Ketua Kadin Kabupaten/Kota sesuai bidangnya jika yang bersangkutan berhalangan; c. bertanggung jawab dalam pelaksanaan tugasnya kepada Ketua Umum/Wakil Ketua Umum/Ketua/Wakil Ketua sesuai bidangnya masing-masing. (6) Setiap Wakil Ketua Komite Tetap Kadin INDONESIA/Kadin Provinsi/Kadin Kabupaten/Kota dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi dan kegiatan organisasi berkewajiban: a. mewakili Ketua Komite Tetap Kadin INDONESIA/Kadin Provinsi/Kadin Kabupaten/Kota atas dasar penunjukkan Ketua Komite Tetap masing- masing; b. bertanggung jawab kepada Ketua Komite Tetap Kadin INDONESIA/Kadin Provinsi/Kadin Kabupaten/Kota dalam melaksanakan tugas masing-masing. (7) Jika Ketua Umum Kadin INDONESIA/Kadin Provinsi atau Ketua Kadin Kabupaten/Kota berhalangan sementara atau tidak dapat menjalankan tugas sehari-harinya dalam waktu tertentu: a. untuk Kadin INDONESIA/Kadin Provinsi: Ketua Umum menunjuk salah seorang Wakil Ketua Umum Kadin INDONESIA/Kadin Provinsi untuk mewakilinya, dan jika semua wakil ketua umum berhalangan maka Ketua Umum menunjuk salah seorang ketua komite tetap mewakilinya; b. untuk Kadin Kabupaten/Kota: Ketua menunjuk salah seorang wakil ketua mewakilinya, dan jika semua wakil ketua berhalangan, maka Ketua menunjuk salah seorang ketua komite tetap mewakilinya.
Your Correction